Terus Menurun, Reproduksi COVID-19 di Jabar Kini di Angka 0,68
Selasa, 02 Juni 2020 - 18:27 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Daud, ada tiga indikator dalam mengukur indeks Rt COVID-19, yakni jumlah kasus positif aktif, jumlah kesembuhan, dan jumlah kematian berdasarkan waktu harian.
Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lanjut Daud, jika Rt di sebuah daerah kurang dari 1 selama 14 hari, maka daerah yang bersangkutan dapat memberlakukan adaptasi kebiasaan baru atau new normal.
"Bahkan, penurunan angka Rt ini pun dapat menambah jumlah daerah di Jabar yang berstatus zona biru atau bahkan menjadi hijau," katanya.
(Baca: 54 Desa dan Kelurahan di Jabar Kritis COVID-19, Mana Saja?)
Daud juga menerangkan, Rt COVID-19 di Jabar dihitung dengan pemodelan SimcovID (Simulasi dan Pemodelan COVID-19 Indonesia) berdasarkan metode Kalman Filter yang merupakan perpanjangan dari metode Bayesian Sequential.
Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lanjut Daud, jika Rt di sebuah daerah kurang dari 1 selama 14 hari, maka daerah yang bersangkutan dapat memberlakukan adaptasi kebiasaan baru atau new normal.
"Bahkan, penurunan angka Rt ini pun dapat menambah jumlah daerah di Jabar yang berstatus zona biru atau bahkan menjadi hijau," katanya.
(Baca: 54 Desa dan Kelurahan di Jabar Kritis COVID-19, Mana Saja?)
Daud juga menerangkan, Rt COVID-19 di Jabar dihitung dengan pemodelan SimcovID (Simulasi dan Pemodelan COVID-19 Indonesia) berdasarkan metode Kalman Filter yang merupakan perpanjangan dari metode Bayesian Sequential.
Lihat Juga :