Target Meleset, Warga Jabar yang Isi Sensus Online Hanya 9,2 Juta
Selasa, 02 Juni 2020 - 18:05 WIB
loading...
A
A
A
Kendati begitu, lanjut Dody, masyarakat yang belum mengisi data pada sensus online akan didata secara manual pada September 2020, molor dari rencana pada Juli. Rencana sensus offline pada September tersebut akan tetap memperhatikan perkembangan kasus COVID-19.
"Mekanisme sensus offline juga akan diubah. Kami mengandalkan aparatur kewilayahan seperti pengurus RT. Ini juga berkaitan dengan anggaran sensus yang dipotong sampai 50% dan dialihkan ke penanganan COVID-19," beber dia.
(Baca: Hingga Maret Sensus Online Baru Capai 37,69% Penduduk Majalengka)
Selain pengurus RT, BPS juga melakukan pendataan melalui Dinas Kependudukan, kendati data yang diperoleh perlu pendataan lanjutan untuk mengetahui profil lebih dalam terkait penduduk Indonesia.
"COVID-19 sudah mengajarkan kita banyak, bahwa data dan identias kependudukan sangat penting. Mudah-mudahan sensus penduduk ini memberi manfaat untuk pendataan kesehatan, ekonomi, dan lainnya," imbuh dia. arif budianto
"Mekanisme sensus offline juga akan diubah. Kami mengandalkan aparatur kewilayahan seperti pengurus RT. Ini juga berkaitan dengan anggaran sensus yang dipotong sampai 50% dan dialihkan ke penanganan COVID-19," beber dia.
(Baca: Hingga Maret Sensus Online Baru Capai 37,69% Penduduk Majalengka)
Selain pengurus RT, BPS juga melakukan pendataan melalui Dinas Kependudukan, kendati data yang diperoleh perlu pendataan lanjutan untuk mengetahui profil lebih dalam terkait penduduk Indonesia.
"COVID-19 sudah mengajarkan kita banyak, bahwa data dan identias kependudukan sangat penting. Mudah-mudahan sensus penduduk ini memberi manfaat untuk pendataan kesehatan, ekonomi, dan lainnya," imbuh dia. arif budianto
(muh)
Lihat Juga :