Pasar Nguling Pasuruan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik
Kamis, 07 Oktober 2021 - 20:33 WIB
loading...
Asap hitam membumbung tinggi dari lokasi kebakaran Pasar Nguling, Pasuruan, Jawa Timur. Foto/iNews TV/Jaka Samudra
A
A
A
PASURUAN - Puluhan lapak hangus di Pasar Nguling, Pasuruan terbakar, Kamis sore (7/10/2021). Kepulan asap kebakaran membumbung tinggi hingga para pedagang yang mendengar kiosnya terbakar menjadi panik.
Mereka bekerja keras mengevakuasi barang jualan ke tempat aman dari amukan api. Sumber api pertama kali muncul dari tengah pasar hingga menjalar ke seluruh bangunan kios. Puluhan kios yang terdiri dari kios pakaian, sembako dan lainnya ludes dilalap si jago merah.
Baca juga: Diduga Korsleting Listrik, Gudang Kayu Olahan di Pasuruan Terbakar
Tiga unit mobil PMK yang datang di lokasi kejadian berusaha memadamkan api. Namun, si jago merah masih tetap membara karena banyaknya material dari plastik dan lainnya mudah terbakar.
Menurut salah satu saksi mata, kebakaran ini berlangsung cepat. Warga di lokasi kejadian tak bisa berbuat apa-apa lantaran api terus membesar.
Baca juga: Pembunuhan Ibu dan Anak Gadisnya di Subang, 3 Kakak Tuti Bungkam Usai Diperiksa Kapolres
Kepala Pasar Nguling, Sugiyanto menjelaskan, api muncul dari atas karena korsleting listrik.
Polisi yang mendatangi lokasi kejadian kemudian memintai keterangan sejumlah saksi mata. Dugaan sementara kebakaran akibat hubungan arus pendek atau korsleting.
"Api diduga dari korsleting listrik. Tiga unit mobil PMK berusaha memadamkan api," kata Kapolsek Nguling, AKP Zudianto.
Kobaran api baru dapat dipadamkan 4 jam kemudian. Ditaksir para pedagang mengalami kerugian hingga Rp300 juta.
Mereka bekerja keras mengevakuasi barang jualan ke tempat aman dari amukan api. Sumber api pertama kali muncul dari tengah pasar hingga menjalar ke seluruh bangunan kios. Puluhan kios yang terdiri dari kios pakaian, sembako dan lainnya ludes dilalap si jago merah.
Baca juga: Diduga Korsleting Listrik, Gudang Kayu Olahan di Pasuruan Terbakar
Tiga unit mobil PMK yang datang di lokasi kejadian berusaha memadamkan api. Namun, si jago merah masih tetap membara karena banyaknya material dari plastik dan lainnya mudah terbakar.
Menurut salah satu saksi mata, kebakaran ini berlangsung cepat. Warga di lokasi kejadian tak bisa berbuat apa-apa lantaran api terus membesar.
Baca juga: Pembunuhan Ibu dan Anak Gadisnya di Subang, 3 Kakak Tuti Bungkam Usai Diperiksa Kapolres
Kepala Pasar Nguling, Sugiyanto menjelaskan, api muncul dari atas karena korsleting listrik.
Polisi yang mendatangi lokasi kejadian kemudian memintai keterangan sejumlah saksi mata. Dugaan sementara kebakaran akibat hubungan arus pendek atau korsleting.
"Api diduga dari korsleting listrik. Tiga unit mobil PMK berusaha memadamkan api," kata Kapolsek Nguling, AKP Zudianto.
Kobaran api baru dapat dipadamkan 4 jam kemudian. Ditaksir para pedagang mengalami kerugian hingga Rp300 juta.
(shf)
Lihat Juga :