Dilantik Jadi Ketua PMI Maros, Chaidir Syam Target Hadirkan UTD
Kamis, 30 September 2021 - 16:09 WIB
loading...
Chaidir Syam, bersama sejumlah pengurus PMI Maros dilantik, Rabu 29 September. Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Chaidir Syam resmi memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Maros untuk periode keduanya. Ia dilantik di Dermaga dua Rammang-Rammang Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Rabu (29/9).
Usai dilantik, Chaidir Syam mengajak seluruh organisasi untuk bersinergi berjuang untuk kegiatan kemanusiaan. Chaidir yang juga Bupati Maros ini menyampaikan, programnya di PMI akan menghadirkan Unit Transfusi Darah (UTD) di Maros
Baca juga:Chaidir Syam Kembali Pimpin PMI Maros untuk Periode Kedua
"Mari kita semua untuk bahu membahu dalam melawan pandemi Covid-19. Insyaallah tahun depan semoga kita dapat menghadirkan UTD," katanya.
Mantan Ketua DPRD Maros itu mengatakan, UTD sangat dibutuhkan di Maros sebab banyak yang membutuhkan darah. "Kita akan backup rumah sakit Kota Makassar, sehingga penanganan kebutuhan darah akan terpenuhi di Maros," ungkapnya.
Baca juga:Peringati HUT ke-76, PMI Maros Gelar Kegiatan Donor Darah di PTB
Chaidir juga berjanji PMI akan terus berada di garda terdepan dalam penanganan Covid-19 dan menangani persoalan ketersediaan darah di Maros.
Usai dilantik, Chaidir Syam mengajak seluruh organisasi untuk bersinergi berjuang untuk kegiatan kemanusiaan. Chaidir yang juga Bupati Maros ini menyampaikan, programnya di PMI akan menghadirkan Unit Transfusi Darah (UTD) di Maros
Baca juga:Chaidir Syam Kembali Pimpin PMI Maros untuk Periode Kedua
"Mari kita semua untuk bahu membahu dalam melawan pandemi Covid-19. Insyaallah tahun depan semoga kita dapat menghadirkan UTD," katanya.
Mantan Ketua DPRD Maros itu mengatakan, UTD sangat dibutuhkan di Maros sebab banyak yang membutuhkan darah. "Kita akan backup rumah sakit Kota Makassar, sehingga penanganan kebutuhan darah akan terpenuhi di Maros," ungkapnya.
Baca juga:Peringati HUT ke-76, PMI Maros Gelar Kegiatan Donor Darah di PTB
Chaidir juga berjanji PMI akan terus berada di garda terdepan dalam penanganan Covid-19 dan menangani persoalan ketersediaan darah di Maros.
Lihat Juga :