Punya 11 BUMD Potensial, DPRD Nilai Pemprov Jateng Belum Optimal Kelola Aset Daerah

Rabu, 29 September 2021 - 18:38 WIB
loading...
Punya 11 BUMD Potensial,...
Para narasumber dalam Prime Topic MNC Trijaya FM bertema Meningkatkan PAD Bersama BUMD, di Gedung DPRD Jateng, Semarang, Rabu (29/9/2021). Foto/Ist
A A A
SEMARANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah saat ini mempunyai 11 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Namun demikian, kalangan legislatif menilai pengelolaan aset daerah yang dikelola Pemprov Jateng belum optimal.

"Tata kelola BUMD selama ini masih menjadi PR besar. Karena itu kami akan selalu mendorong Pemprov Jateng untuk lebih giat lagi dalam mengelola aset-aset daerah sehingga bisa lebih optimal lagi," kata anggota Komisi C DPRD Jateng, Agung Budi Margono saat berbicara dalam Prime Topic MNC Trijaya FM bertema Meningkatkan PAD Bersama BUMD, Rabu (29/9/2021).

Baca juga: Masih Kesulitan Tarik Investor, Dewan Dorong Pengelolaan Aset Pemprov Jateng

Dia menyebut dari hasil rapat terakhir, potensi yang diharapkan dari rencana BUMD adalah Rp528 miliar. "Kita bisa buat rasio saja Rp528 miliar dari pendapatan asli daerah(PAD) itu baru memberikan kontribusi 3,3 persen. Kalau dibagi berdasarkan pendapatan akan lebih kecil lagi 1,9 persen. Artinya kita masih punya PR yang sangat banyak dalam pengelolaan BUMD ini," katanya.

Kontribusi PAD 3,3 persen masih jauh dari yang diharapkan. Untuk itu dia berharap melalui Biro Perekonomian sebagai OPD yang melakukan pembinaan, pengawasan untuk bisa bekerja lebih optimal.

"Jadi kita punya aset dengan 11 BUMD kita itu nilai asetnya 91,33,77 triliun tentu ini sebuah hal yang kalau ini kita kelola dengan benar akan menjadi luar biasa. Tidak hanya bicara masalah pendapatan,tetapi bagaimana mengembagkan ekonomi daerah," ujarnya.

Baca juga: Kisah Kolonel Masturi Tumpas Gerombolan Pasukan PKI di Pengalengan

Sementara Kepala Biro Perekonomian Jateng, Eddy Sulistiyo Bramiyanto mengatakan, Pemprov Jateng mengelola 11 BUMD, tiga di antaranya bergerak di bidang keuangan kemudian bergerak dalam penjaminan kredit.

"Kontribusi kita masih kisaran kecil 3,3 persen. Oleh karena itu kami mendukung perekonomian Jateng di kabupaten/kota," ujar Eddy.

Dia menyebutkan, bisnis yang dikelola Pemprov Jateng melalui 11 BUMD dengan aset Rp91 triliun sebagian besar bisnis yang dikelola oleh Perbankan. "Dengan tetap berpedoman pada regulasi OJK kita bisa memberikan dukungan lebih," katanya.

Sementara, Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Semarang, Hardi Winoto mengatakan kontribusi PAD kita sekitar 2-3 persen dari PAD.

"PAD kita sekitar 54 persen dari total pendapatan kita kira-kira Rp14 triliun itu masih didominasi pajak," kata Hardi.

"Maka kita harus meningkatkan pendapatan negara bukan pajak antara lain laba BUMD ditingkatkan dan 11 BUMD yang dimiliki Pemprov Jateng juga harus ditingkatkan," katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Pemotongan Hewan Kurban...
Pemotongan Hewan Kurban Dharma Jaya Jadi Pilihan Sejumlah Instansi
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar...
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar Produksi Pita Cukai Ilegal di Jateng, Selamatkan Kerugian Negara Rp570 Miliar
Antisipasi Risiko Geopolitik...
Antisipasi Risiko Geopolitik Global, BUMD Jakarta Percepat Impor 7.500 Sapi
Konsolidasi BUMD Diperkuat,...
Konsolidasi BUMD Diperkuat, Dharma Jaya Siapkan Strategi Ketahanan Pangan Jakarta
Legislator Partai Perindo...
Legislator Partai Perindo Dorong Pemda Bengkalis Optimalkan PAD untuk Atasi Tunda Bayar
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Gelar Top BUMD Award...
Gelar Top BUMD Award 2026, Kemendagri Dorong Pemda Lakukan Inovasi Pelayanan Publik
Rekomendasi
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
11 Daerah Masih Harus...
11 Daerah Masih Harus Menjalankan PPKM Level 4 di Jawa-Bali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved