Pantau Situasi Pasca Penyerangan Koramil Kisor, KSAD Evaluasi Persenjataan dan Siapkan Pasukan BKO
Rabu, 29 September 2021 - 17:54 WIB
loading...
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa bersama jajaran petinggi TNI AD, serta Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa melakukan teleconference pasca penyerangan Pos Komando Rayon Militer Kisor.Foto/istimewa
A
A
A
PAPUA BARAT - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa bersama jajaran petinggi TNI AD, serta Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa melakukan teleconference pasca penyerangan Pos Komando Rayon Militer Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.
Dalam teleconference tersebut Pangdam XVIII/Kasuari, melaporkan kronologis kejadian hingga rencana Kepala Staf Angkatan Darat mengevaluasi prosedur pengamanan Pos Koramil TNI AD, dan melengkapi Prajurit TNI AD dengan persenjataan terutama di daerah perbatasan yang rawan akan ancaman.
“Jadi senjata itu bukan indikator apapun. Senjata itu hanya sebagai peralatan perorangan yang memang dimiliki oleh prajurit yang bertugas dan itu bukan hanya di Papua Barat, di Jawa, Jakarta sekalipun ada Koramil itu membawa senjata. Oke mas Nyoman ya karena apa, karena tidak bagus kalau kita tidak melakukan perubahan, insiden kemarin sudah cukup bagi saya untuk memberikan pembelajaran bagi kita,” ujar Andika Perkasa.
Baca juga: KKB Serang Pos Koramil Kisor Papua Barat, 3 Prajurit TNI Gugur 2 Hilang
Kasad juga menambahkan, sebagai seorang prajurit TNI AD terus melakukan tugas pokok sesuai ketentuan, dan tetap menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat serta negara Republik Indonesia secara maksimal.
Dalam teleconference tersebut Pangdam XVIII/Kasuari, melaporkan kronologis kejadian hingga rencana Kepala Staf Angkatan Darat mengevaluasi prosedur pengamanan Pos Koramil TNI AD, dan melengkapi Prajurit TNI AD dengan persenjataan terutama di daerah perbatasan yang rawan akan ancaman.
“Jadi senjata itu bukan indikator apapun. Senjata itu hanya sebagai peralatan perorangan yang memang dimiliki oleh prajurit yang bertugas dan itu bukan hanya di Papua Barat, di Jawa, Jakarta sekalipun ada Koramil itu membawa senjata. Oke mas Nyoman ya karena apa, karena tidak bagus kalau kita tidak melakukan perubahan, insiden kemarin sudah cukup bagi saya untuk memberikan pembelajaran bagi kita,” ujar Andika Perkasa.
Baca juga: KKB Serang Pos Koramil Kisor Papua Barat, 3 Prajurit TNI Gugur 2 Hilang
Kasad juga menambahkan, sebagai seorang prajurit TNI AD terus melakukan tugas pokok sesuai ketentuan, dan tetap menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat serta negara Republik Indonesia secara maksimal.
Lihat Juga :