Dukung PTM Terbatas, 70 Ribu Siswa SMA/SMK di Bandung-Cimahi Tuntas Divaksin
Selasa, 28 September 2021 - 19:45 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pesta Miras Oplosan, Nyawa 3 Warga Karawang Tak Bisa Diselamatkan
Kendala yang menjadi tantangan vaksinasi pelajar saat ini, yakni sumber daya manusia (SDM) atau tenaga kesehatan seperti vaksinator yang harus ditambah, agar target percepatan vaksinasi pelajar dapat terpenuhi.
"Kalau dulu siswa takut untuk divaksin, tapi kalau sekarang mereka antusias. Jadi minat tinggi, tapi petugas kesehatannya terbatas. Jadi lebih ke tenaga kesehatannya kalau sekarang," katanya.
Diketahui, vaksinasi pelajar di SMK Negeri 3 Kota Bandung digelar dalam rangka mendukung program pemerintah dalam percepatan pelaksanaan PTM terbatas sekaligus dukungan tercapainya kekebalan kelompok atau herd immunity.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi CIMB Niaga Finance, Jabar Bergerak dan Rumah Sakit TNI Angkatan Udara Lanud Sulaiman, dan SMK Negeri 3 Bandung serta didukung oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek RI), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).
Kendala yang menjadi tantangan vaksinasi pelajar saat ini, yakni sumber daya manusia (SDM) atau tenaga kesehatan seperti vaksinator yang harus ditambah, agar target percepatan vaksinasi pelajar dapat terpenuhi.
"Kalau dulu siswa takut untuk divaksin, tapi kalau sekarang mereka antusias. Jadi minat tinggi, tapi petugas kesehatannya terbatas. Jadi lebih ke tenaga kesehatannya kalau sekarang," katanya.
Diketahui, vaksinasi pelajar di SMK Negeri 3 Kota Bandung digelar dalam rangka mendukung program pemerintah dalam percepatan pelaksanaan PTM terbatas sekaligus dukungan tercapainya kekebalan kelompok atau herd immunity.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi CIMB Niaga Finance, Jabar Bergerak dan Rumah Sakit TNI Angkatan Udara Lanud Sulaiman, dan SMK Negeri 3 Bandung serta didukung oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek RI), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).
Lihat Juga :