74 Kilogram Sabu dan 38.604 Butir Ekstasi Dimusnahkan
Selasa, 28 September 2021 - 17:02 WIB
loading...
Sebanyak 74.9 Kilogram sabu dan 38.604 butir ekstasi dimusnahkan di Lapangan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Selasa (28/9/2021). Foto: Sindonews/Muchtamir Zaide
A
A
A
MAKASSAR - Sebanyak 74.9 Kilogram sabu dan 38.604 butir ekstasi dimusnahkan di Lapangan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan , Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Selasa (28/9/2021) siang.
Barang haram tersebut dihancurkan di tungku bersuhu 1.400 derajat celcius mesin incinerator mobile milik Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulsel . Tiga orang tersangka juga dihadirkan dalam kesempatan itu.
Kapolda Sulsel , Irjen Pol Merdisyam menerangkan barang merusak tersebut adalah hasil pengungkapan Direktorat Reserse Narkoba selama satu bulan terakhir. Para tersangka masing-masing pria inisial ABJ (24), SYF (37) dan FTR (28).
Baca Juga: Edarkan 3,9 Kg Sabu, Sepasang Kekasih Dibekuk Polda Jatim
Ketiganya disebutkan merupakan jaringan internasional yang menguasai peredaran narkoba di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Utara, Tenggara dan Barat. Sabu dan Ekstasi itu didatangkan dari Malaysia melalui jalur laut.
Merdisyam mengeklaim dari pengungkapan tersebut, ratusan ribu generasi bangsa dapat terselamatkan. "Sekitar 850 ribu orang kita selamatkan, dengan asumsi 1 gram sabu bisa digunakan 10 orang dan 1 ekstasi bisa digunakan 2 orang," ucapnya.
Barang haram tersebut dihancurkan di tungku bersuhu 1.400 derajat celcius mesin incinerator mobile milik Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulsel . Tiga orang tersangka juga dihadirkan dalam kesempatan itu.
Kapolda Sulsel , Irjen Pol Merdisyam menerangkan barang merusak tersebut adalah hasil pengungkapan Direktorat Reserse Narkoba selama satu bulan terakhir. Para tersangka masing-masing pria inisial ABJ (24), SYF (37) dan FTR (28).
Baca Juga: Edarkan 3,9 Kg Sabu, Sepasang Kekasih Dibekuk Polda Jatim
Ketiganya disebutkan merupakan jaringan internasional yang menguasai peredaran narkoba di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Utara, Tenggara dan Barat. Sabu dan Ekstasi itu didatangkan dari Malaysia melalui jalur laut.
Merdisyam mengeklaim dari pengungkapan tersebut, ratusan ribu generasi bangsa dapat terselamatkan. "Sekitar 850 ribu orang kita selamatkan, dengan asumsi 1 gram sabu bisa digunakan 10 orang dan 1 ekstasi bisa digunakan 2 orang," ucapnya.
Lihat Juga :