Dinas PPKB Gowa Tingkatkan Layanan Kepesertaan KB
Selasa, 28 September 2021 - 12:13 WIB
loading...
Dinas PPKB Gowa menghadiri Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi secara virtual dari ruang Peace Room AKio, kantor Bupati Gowa, Selasa (28/9). Foto: SINDOnews/Herni Amir
A
A
A
GOWA - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Gowa terus melakukan upaya peningkatan layanan kepesertaan keluarga berencana (KB). Upaya itu salah satunya dengan menggandeng sejumlah pihak seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa dan Tim Penggerak (TP) PKK Gowa , untuk berkolaborasi.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas PPKB Kabupaten Gowa, Sofyan Daud saat ditemui usai menghadiri Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi yang dirangkaikan dengan pencanangan Rumah Sakit Unggulan Pelayanan KB dan Gerakan Rumah Sakit Layanan Keluarga Berencana, secara virtual di Peace Room A'Kio, kantor Bupati Gowa, Selasa (28/9).
Baca juga: Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Gowa Diganjar Penghargaan
Sofyan Daud mengatakan, keterlibatan seluruh pihak khususnya PKK dan Dinas Kesehatan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan layanan kepesertaan KB. Karena menurutnya, Dinas PPKB tidak bisa jalan sendiri tanpa bantuan pihak lain.
"Oleh karena itu, kita mengajak kepada bidan untuk tetap melayani dan tentunya kita juga mengajak agar seluruh kader PKK kita di lapangan untuk tidak berhenti mengedukasi bagi mereka yang sudah bersyarat untuk menjadi peserta KB, kemudian bagaimana mempertahankan peserta KB yang sudah ada dengan pelayanan ulangan itu yang kita laksanakan di Kabupaten Gowa," ujarnya.
Sofyan menyebutkan, salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini untuk meningkatkan kepesertaan KB, khususnya menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Kabupaten Gowa adalah Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan.
"Jadi insyaallah bulan depan Oktober, November dan Desember ada kegiatan yang namanya Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan. Di kegiatan itu menekankan bagaimana percepatan peningkatan cakupan capaian kita terutama untuk pelayanan KB baru dan KB aktif yang ingin beralih dari yang tadinya non MKJP menjadi peserta KB MKJP," jelasnya.
Baca juga: Unit Layanan Paspor Akan Hadir di Kabupaten Gowa Bulan Depan
Kepesertaan KB aktif di Kabupaten Gowa kata Sofyan sudah cukup bagus. Saat ini cakupan kepesertaan KB aktif Kabupaten Gowa berada di angka 67,27 persen. Cakupan ini tergolong bagus dan sudah melebihi dari target Renstra yaitu 64 persen.
"Tetapi ini masih kita mau mendorong untuk peningkatan kualitas, karena masih didominasi peserta KB non MKJP yaitu suntik dan pil, ini kita mau dorong untuk masuk KB MKJP, seperti implan, ayudi, medis operasi pria, medis operasi wanita. Saat ini kepesertaan MKJP kita baru sekitar 20 persen," ungkapnya.
Olehnya itu, pada Momentum Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan, ia berharap kepesertaan KB khususnya MKJP lebih meningkat. Ia pun mengajak seluruh masyarakat yang sudah bersyarat untuk ikut kepesertaan KB terutama MKJP. Ia menargetkan, dari seluruh peserta KB, 30 persen sudah menggunakan MKJP.
"Tujuan kita ini kan bagaimana keluarga di Kabupaten Gowa ini lebih sejahtera. Salah satu indikator untuk lebih mempercepat tercapainya keluarga sejahtera itu adalah dengan ikut program KB karena misi kita ada norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera," ungkapnya.
Baca juga: Gowa Jadi Piloting Program Penerapan MBKM Kemendikbud Ristek
Sementara untuk target kepesertaan KB, Sofyan menyebutkan saat ini pihaknya masih menyusun jumlah yang akan dicapai pada kegiatan ini. Namun dirinya berharap di momentum Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan ini kepesertaan KB semakin meningkat.
"Jadi kita sementara menyusun target, sisa berapa yang akan kita capai melalui kegiatan ini. Karena kami berharap agar sisa target ini sampai dengan bulan September ini, itulah yang akan kita jadi data target dasar untuk pencapaian di tiga bulan terakhir ini," tandasnya.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas PPKB Kabupaten Gowa, Sofyan Daud saat ditemui usai menghadiri Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi yang dirangkaikan dengan pencanangan Rumah Sakit Unggulan Pelayanan KB dan Gerakan Rumah Sakit Layanan Keluarga Berencana, secara virtual di Peace Room A'Kio, kantor Bupati Gowa, Selasa (28/9).
Baca juga: Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Gowa Diganjar Penghargaan
Sofyan Daud mengatakan, keterlibatan seluruh pihak khususnya PKK dan Dinas Kesehatan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan layanan kepesertaan KB. Karena menurutnya, Dinas PPKB tidak bisa jalan sendiri tanpa bantuan pihak lain.
"Oleh karena itu, kita mengajak kepada bidan untuk tetap melayani dan tentunya kita juga mengajak agar seluruh kader PKK kita di lapangan untuk tidak berhenti mengedukasi bagi mereka yang sudah bersyarat untuk menjadi peserta KB, kemudian bagaimana mempertahankan peserta KB yang sudah ada dengan pelayanan ulangan itu yang kita laksanakan di Kabupaten Gowa," ujarnya.
Sofyan menyebutkan, salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini untuk meningkatkan kepesertaan KB, khususnya menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Kabupaten Gowa adalah Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan.
"Jadi insyaallah bulan depan Oktober, November dan Desember ada kegiatan yang namanya Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan. Di kegiatan itu menekankan bagaimana percepatan peningkatan cakupan capaian kita terutama untuk pelayanan KB baru dan KB aktif yang ingin beralih dari yang tadinya non MKJP menjadi peserta KB MKJP," jelasnya.
Baca juga: Unit Layanan Paspor Akan Hadir di Kabupaten Gowa Bulan Depan
Kepesertaan KB aktif di Kabupaten Gowa kata Sofyan sudah cukup bagus. Saat ini cakupan kepesertaan KB aktif Kabupaten Gowa berada di angka 67,27 persen. Cakupan ini tergolong bagus dan sudah melebihi dari target Renstra yaitu 64 persen.
"Tetapi ini masih kita mau mendorong untuk peningkatan kualitas, karena masih didominasi peserta KB non MKJP yaitu suntik dan pil, ini kita mau dorong untuk masuk KB MKJP, seperti implan, ayudi, medis operasi pria, medis operasi wanita. Saat ini kepesertaan MKJP kita baru sekitar 20 persen," ungkapnya.
Olehnya itu, pada Momentum Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan, ia berharap kepesertaan KB khususnya MKJP lebih meningkat. Ia pun mengajak seluruh masyarakat yang sudah bersyarat untuk ikut kepesertaan KB terutama MKJP. Ia menargetkan, dari seluruh peserta KB, 30 persen sudah menggunakan MKJP.
"Tujuan kita ini kan bagaimana keluarga di Kabupaten Gowa ini lebih sejahtera. Salah satu indikator untuk lebih mempercepat tercapainya keluarga sejahtera itu adalah dengan ikut program KB karena misi kita ada norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera," ungkapnya.
Baca juga: Gowa Jadi Piloting Program Penerapan MBKM Kemendikbud Ristek
Sementara untuk target kepesertaan KB, Sofyan menyebutkan saat ini pihaknya masih menyusun jumlah yang akan dicapai pada kegiatan ini. Namun dirinya berharap di momentum Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan ini kepesertaan KB semakin meningkat.
"Jadi kita sementara menyusun target, sisa berapa yang akan kita capai melalui kegiatan ini. Karena kami berharap agar sisa target ini sampai dengan bulan September ini, itulah yang akan kita jadi data target dasar untuk pencapaian di tiga bulan terakhir ini," tandasnya.
(luq)
Lihat Juga :