Dinas PPKB Gowa Tingkatkan Layanan Kepesertaan KB
Selasa, 28 September 2021 - 12:13 WIB
loading...
A
A
A
Sofyan menyebutkan, salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini untuk meningkatkan kepesertaan KB, khususnya menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Kabupaten Gowa adalah Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan.
"Jadi insyaallah bulan depan Oktober, November dan Desember ada kegiatan yang namanya Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan. Di kegiatan itu menekankan bagaimana percepatan peningkatan cakupan capaian kita terutama untuk pelayanan KB baru dan KB aktif yang ingin beralih dari yang tadinya non MKJP menjadi peserta KB MKJP," jelasnya.
Baca juga: Unit Layanan Paspor Akan Hadir di Kabupaten Gowa Bulan Depan
Kepesertaan KB aktif di Kabupaten Gowa kata Sofyan sudah cukup bagus. Saat ini cakupan kepesertaan KB aktif Kabupaten Gowa berada di angka 67,27 persen. Cakupan ini tergolong bagus dan sudah melebihi dari target Renstra yaitu 64 persen.
"Tetapi ini masih kita mau mendorong untuk peningkatan kualitas, karena masih didominasi peserta KB non MKJP yaitu suntik dan pil, ini kita mau dorong untuk masuk KB MKJP, seperti implan, ayudi, medis operasi pria, medis operasi wanita. Saat ini kepesertaan MKJP kita baru sekitar 20 persen," ungkapnya.
"Jadi insyaallah bulan depan Oktober, November dan Desember ada kegiatan yang namanya Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan. Di kegiatan itu menekankan bagaimana percepatan peningkatan cakupan capaian kita terutama untuk pelayanan KB baru dan KB aktif yang ingin beralih dari yang tadinya non MKJP menjadi peserta KB MKJP," jelasnya.
Baca juga: Unit Layanan Paspor Akan Hadir di Kabupaten Gowa Bulan Depan
Kepesertaan KB aktif di Kabupaten Gowa kata Sofyan sudah cukup bagus. Saat ini cakupan kepesertaan KB aktif Kabupaten Gowa berada di angka 67,27 persen. Cakupan ini tergolong bagus dan sudah melebihi dari target Renstra yaitu 64 persen.
"Tetapi ini masih kita mau mendorong untuk peningkatan kualitas, karena masih didominasi peserta KB non MKJP yaitu suntik dan pil, ini kita mau dorong untuk masuk KB MKJP, seperti implan, ayudi, medis operasi pria, medis operasi wanita. Saat ini kepesertaan MKJP kita baru sekitar 20 persen," ungkapnya.
Lihat Juga :