Ruang Perawatan ODGJ RS Dadi Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta
Minggu, 26 September 2021 - 16:55 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan akibat kejadian ini, pihaknya menelan kerugian yang ditaksir ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. "Kerugian ratusan juta, karena rangka-rangka atap hangus semua. Taksirannya sekitar Rp200-300 Juta. Ada juga dokumen-dokumen terbakar. Peralatan medis apa lagi," ujarnya.
Arman menerangkan gedung Meranti, ditempati untuk menangani pasien ODGJ dengan penyakit komorbid. "Misalnya ada gangguan lain seperti darah tinggi, ada sakit gulanya. Yang tangani ada beberapa dokter ahli, misalnya dokter ahli jiwa dan dokter penyakit dalam," ucapnya.
Baca Juga: Pasien Positif COVID-19 Takalar Meninggal Dunia di RS Dadi
Polisi telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kebakaran. Beberapa keterangan dari petugas rumah sakit juga tengah didalami. Sejauh ini polisi menduga kebakaran dipicu korsleting listrik. "Keterangan dari pegawai begitu," jelas Kapolsek Mamajang Makassar, AKP Mariana Taruk Rante.
Mariana menyebut percikan api muncul pada stop kontak di salah satu ruangan gedung Meranti yang dilihat oleh seorang petugas rumah sakit. "Ada dua stop kontak di situ api muncul lalu naik ke atas sampai menyebar ke gedung sebelah. Tapi kita masih dalami dulu kejadiannya. Kita koordinasi dengan Labfor Polda dan Inafis Polrestabes," tuturnya.
Arman menerangkan gedung Meranti, ditempati untuk menangani pasien ODGJ dengan penyakit komorbid. "Misalnya ada gangguan lain seperti darah tinggi, ada sakit gulanya. Yang tangani ada beberapa dokter ahli, misalnya dokter ahli jiwa dan dokter penyakit dalam," ucapnya.
Baca Juga: Pasien Positif COVID-19 Takalar Meninggal Dunia di RS Dadi
Polisi telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kebakaran. Beberapa keterangan dari petugas rumah sakit juga tengah didalami. Sejauh ini polisi menduga kebakaran dipicu korsleting listrik. "Keterangan dari pegawai begitu," jelas Kapolsek Mamajang Makassar, AKP Mariana Taruk Rante.
Mariana menyebut percikan api muncul pada stop kontak di salah satu ruangan gedung Meranti yang dilihat oleh seorang petugas rumah sakit. "Ada dua stop kontak di situ api muncul lalu naik ke atas sampai menyebar ke gedung sebelah. Tapi kita masih dalami dulu kejadiannya. Kita koordinasi dengan Labfor Polda dan Inafis Polrestabes," tuturnya.
(agn)
Lihat Juga :