alexametrics

Cegah Longsor Susulan, Dinas Teknis Diminta Bangun Talud

loading...
Cegah Longsor Susulan, Dinas Teknis Diminta Bangun Talud
Sejumlah petugas kepolisian, BPBD dan TMJ saat membersihkan material tanah longsor yang menutup jalur A KM 426 jalan tol SemarangSolo. Foto: Ist
A+ A-
SEMARANG - Usai longsor di KM 426 jalan tol Semarang – Solo, arus lalu lintas di ruas jalur A sejak kemarin siang sudah lancar dan normal. Guna mengantisipasi terjadinya longsor susulan, Satlantas Polres Semarang telah meminta pihak terkait untuk membangun talud di titik longsor.

Kaur Mintu Satlantas Polres Semarang Ipda Sutarto mengatakan, penanganan longsor di KM 426 ruas tol Semarang – Solo sampai saat ini masih dalam tahap pembersihan material longsoran tanah. Meski demikian, arus lalu lintas di jalur A sudah lancar.

“Sejak kemarin pukul 11.00 WIB arus lalu lintas sudah normal menggunakan jalur A sisi kanan. Kami bersama PJR Polda Jateng dan BPBD (Kabupaten Semarang) terus bekerja menangani tanah longsor ini,” katanya, Senin (1/6/2020). (Baca juga : Sempat Tertutup Longsor, Tol Semarang-Solo Sudah Bisa Dilewati)



Dia mengatakan, pembangunan talud di titik longsor penting dilakukan untuk mengantisipasi kejadian tanah longsor. “Kami sudah minta Bina Marga untuk membangun talud untuk mencegah terjadinya longsor susulan saat terjadi curah hujan tinggi Kami terus siaga menangani kejadian ini,” tandasnya.

Sebelumnya, PT Trans Marga Jateng (TMJ) selaku pengelola Jalan Tol Semarang-Solo terus melakukan pembersihan longsoran di lokasi kejadian untuk memastikan keamanan pengguna jalan.

Direktur Utama PT TMJ David Wijayatno memberikan update informasi bahwa sejak pukul 10.25 WIB satu lajur di lokasi kejadian telah dapat digunakan oleh pengguna jalan.

“Kejadian longsor ini disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi sehingga tanah tebing yang berada di samping jalan tol longsor ke jalur. Sempat tertutup seluruh lajur ke arah Jakarta, sementara jalur arah Solo tidak terganggu, namun saat ini satu lajur sudah bisa dilalui oleh pengguna jalan,” ujar David.

David menambahkan, saat ini juga masih dilakukan pembersihan di lokasi kejadian. “Untuk penanganan longsor ini kami juga dibantu oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang serta jajaran Polres Semarang. Kami juga sudah berkoordinasi dengan konsultan terkait kondisi tanah di lokasi longsoran sehingga dapat diketahui penanganan selanjutnya agar tidak terjadi kembali,” pungkasnya.
(nun)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak