Jukir Wanita Dirampok OTK, Tubuh dan Wajahnya Penuh Luka Lebam
Kamis, 23 September 2021 - 20:32 WIB
loading...
A
A
A
Dg Caya tinggal di dalam gang sempit berbentuk bangunan semi permanen dengan konstruksi kayu bertingkat dua. Hilda menjelaskan rumah itu didiami tujuh orang. "Satu orang anak perempuan, satu menantu, sama empat orang cucu. Di situ semua tinggal di rumah panggung," ucapnya kepada KORAN SINDO, Kamis (23/9/2021).
Hilda menceritakan kronologis kejadian menurut keterangan dari Dg Caya. "Nenek itu tidur, tiba-tiba didatangi tiga orang, langsung memukul muka, ditinju. Mau cabut pisaunya, jadi nenek bilang 'jangan bunuh saya, ambil saja uang di tas ku'. Setelah itu dibawa kaburmi itu uang hasil kerjanya sehari semalam kodong," tuturnya.
Dia melanjutkan pengeroyokan berlangsung cukup lama, sampai berjam-jam. "Dadanya ditendang juga beberapa kali, dibanting, dipegang rambutnya baru dihantam (kepalanya)ke tembok. Tidak ada yang tolong, karena jam tiga subuh. Hampir dua jam katanya nenek, banyak sekali darahnya," ungkapnya.
Akibat penganiayaan itu, lanjutnya, Dg Caya mengalami trauma. Belum ada angka pasti berapa nilai uang yang diambil para terduga pelaku. "Kalau penyebabnya kurang tahu, tapi dibilang nenek ada (pelaku) yang tidak bayar parkir, terus ditunggu sama nenek tidak kembali. Pas datang itu, mungkin itumi orang langsung mengeroyok," tutur Hilda.
Baca Juga: Kronologi Perampokan Toko Emas Gaya Baru, Korban Tewas Usai Kepalanya Dihantam Barbel
Hilda menceritakan kronologis kejadian menurut keterangan dari Dg Caya. "Nenek itu tidur, tiba-tiba didatangi tiga orang, langsung memukul muka, ditinju. Mau cabut pisaunya, jadi nenek bilang 'jangan bunuh saya, ambil saja uang di tas ku'. Setelah itu dibawa kaburmi itu uang hasil kerjanya sehari semalam kodong," tuturnya.
Dia melanjutkan pengeroyokan berlangsung cukup lama, sampai berjam-jam. "Dadanya ditendang juga beberapa kali, dibanting, dipegang rambutnya baru dihantam (kepalanya)ke tembok. Tidak ada yang tolong, karena jam tiga subuh. Hampir dua jam katanya nenek, banyak sekali darahnya," ungkapnya.
Akibat penganiayaan itu, lanjutnya, Dg Caya mengalami trauma. Belum ada angka pasti berapa nilai uang yang diambil para terduga pelaku. "Kalau penyebabnya kurang tahu, tapi dibilang nenek ada (pelaku) yang tidak bayar parkir, terus ditunggu sama nenek tidak kembali. Pas datang itu, mungkin itumi orang langsung mengeroyok," tutur Hilda.
Baca Juga: Kronologi Perampokan Toko Emas Gaya Baru, Korban Tewas Usai Kepalanya Dihantam Barbel
Lihat Juga :