258 Perwira Remaja Transportasi Politeknik Pelayaran Dilantik secara Langsung
Kamis, 23 September 2021 - 12:10 WIB
loading...
A
A
A
“Selamat kepada saudara-saudara yang telah berhasil menyelesaikan jenjang diklat kepelautan tersebut. Kiranya dengan pelantikan Perwira Remaja Transportasi ini dapat meningkatkan motivasi saudara-saudara untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, terus belajar dan kembangkan diri saudara untuk bersama-sama membangun Indonesia,” ucap Arif Toha.
“Dunia saat ini mengakui bahwa pelaut adalah pekerja kunci yang memegang peranan penting terhadap keberlangsungan kehidupan di bumi ini. Terlebih lagi saat berhadapan dengan pandemi Covid-19, pelaut memiliki peranan penting dan strategis dalam menjaga keseimbangan pergerakan perpindahan orang dan barang serta menjamin komoditas didunia agar tetap berjalan lancar, aman dan selamat sampai tujuan,” lanjut Arif Toha.
Sesuai dengan STCW Amandemen Manila Tahun 2010, lembaga pendidikan harus memiliki mutu yang baik dan mampu mencetak lulusan yang kompeten sehingga dapat menjadi pelaut yang handal, berdaya saing, dan peduli terhadap lingkungan khususnya lingkungan maritim.
Ia juga menyampaikan bahwa Indonesia memiliki sumber daya lautan yang sangat besar. Maka itu diperlukan banyak kompetensi untuk mengolah kekayaan bangsa tersebut. Dengan hal tersebut, saat ini pemerintah berfokus memanfaatkan segala potensi sumber daya kelautan dengan pembangunan infrastruktur pelabuhan, transportasi laut, yang diiringi dengan pembangunan industri maritim.
“Saat ini pemerintah fokus untuk memanfaatkan segala potensi sumber daya kelautan, membangun transportasi laut, dan infrastruktur pelabuhan yang disertai dengan pembangunan industri maritim dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia kepelautan dan membangun kekuatan ekonomi masyarakat,” bebernya.
“Dunia saat ini mengakui bahwa pelaut adalah pekerja kunci yang memegang peranan penting terhadap keberlangsungan kehidupan di bumi ini. Terlebih lagi saat berhadapan dengan pandemi Covid-19, pelaut memiliki peranan penting dan strategis dalam menjaga keseimbangan pergerakan perpindahan orang dan barang serta menjamin komoditas didunia agar tetap berjalan lancar, aman dan selamat sampai tujuan,” lanjut Arif Toha.
Sesuai dengan STCW Amandemen Manila Tahun 2010, lembaga pendidikan harus memiliki mutu yang baik dan mampu mencetak lulusan yang kompeten sehingga dapat menjadi pelaut yang handal, berdaya saing, dan peduli terhadap lingkungan khususnya lingkungan maritim.
Ia juga menyampaikan bahwa Indonesia memiliki sumber daya lautan yang sangat besar. Maka itu diperlukan banyak kompetensi untuk mengolah kekayaan bangsa tersebut. Dengan hal tersebut, saat ini pemerintah berfokus memanfaatkan segala potensi sumber daya kelautan dengan pembangunan infrastruktur pelabuhan, transportasi laut, yang diiringi dengan pembangunan industri maritim.
“Saat ini pemerintah fokus untuk memanfaatkan segala potensi sumber daya kelautan, membangun transportasi laut, dan infrastruktur pelabuhan yang disertai dengan pembangunan industri maritim dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia kepelautan dan membangun kekuatan ekonomi masyarakat,” bebernya.
Lihat Juga :