Solusi Tangani PMKS, Dinsos Dorong Pengadaan Lingkungan Pondok Sosial

Kamis, 23 September 2021 - 08:29 WIB
loading...
Solusi Tangani PMKS,...
Rencana pengadaan Lingkungan Pondok Sosial didorong sebagai solusi jangka panjang penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Foto/Ilustrasi/Dok/SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar hingga saat ini belum memiliki Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) sebagai solusi jangka panjang penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial ( PMKS ).

Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar , Mahyuddin mengatakan pihaknya telah mendorong penganggaran rencana pengadaan Liposos pada anggaran perubahan. Jumlahnya mencapai Rp100 juta, sementara anggaran pembebasan lahan akan didorong pada APBD Pokok 2022 dengan nilai Rp4,5 miliar.

"Inshaallah tahun depan, sebagai langkah awal, tahun ini kita masukkan di Anggaran Perubahan untuk tim perencanaannya," katanya.

Baca Juga: PMKS di Makassar Tinggi, Legislator: Jadi PR untuk Dituntaskan

Rencana pembangunannya masih dikalkulasi. Pihaknya juga tengah mempertimbangkan anggaran dana alokasi khusus (DAK) dari pusat. Sedangkan untuk lokasinya akan ditempatkan di Kabupaten Maros , sekitar Kecamatan Moncongloe, dengan luas lahan diprediksi mencapai 3 hektare.

"Kita sudah ada rencana pembebasan lahan, kita ambil di daerah Maros, daerah-daerah Moncongloe karena kita butuh yang luas," tuturnya.

Dia mengatakan, kebutuhan pengadaan Lingkungan Pondok Sosial sudah merupakan hal krusial. Penindakan PMKS hingga Pak Ogah selama ini dinilai tidak efektif lantaran tak adanya sarana penunjang untuk pelatihan SDM.

"Makanya itu jadi program prioritas untuk kita tahun depan. Kita baru dorong, karena ini kan banyak sekali musibah," tuturnya.

Sementara itu, Pengamat Sosial Universitas Bosowa , Andi Burchanuddin menilai keberadaan Liposos menjadi hal yang wajib diadakan pemerintah kota, sebagai salah satu upaya penanganan masalah sosial jangka panjang di Kota Makassar.

"Ini sangat penting, makanya pemerintah perlu cepat adakan," jelasnya.

Baca Juga: Pemkot Diminta Jangan Lengah Meski Makassar Turun ke PPKM Level 2

Disamping Liposos, pemerintah juga diminta tak lepas tangan untuk melakukan pengawasan, kendati telah ada panti untuk peningkatan skill, mereka cenderung kembali ke kebiasaan sebelumnya jika tidak diawasi.

"Mereka ini memanfaatkan belas kasih masyarakat, sepanjang tidak ada pengawasan melekat, maka hal itu akan tumbuh terus, cuma ditangkapin dimasukkan ke panti, dilatih kemudian dilepas begitu saja," ujarnya.

Selain itu, dia menilai faktor penegakan aturan di Makassar masih lemah. Menurutnya, sepanjang kesempatan terbuka lebar tanpa adanya penegakan aturan yang tegas, sulit menyelesaikan persoalan tersebut.

"Persoalan regulasinya juga perlu ditegakkan, karena pada saat ruang-ruang untuk mendapatkan ekonomi di jalan itu masih terbuka, maka pasti mereka akan kembali ke situ. Karena jelas aktivitas mendapatkan pendapatan di jalan itu tidak butuh skill dan biaya," katanya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Ramadan, 25 Titik...
Jelang Ramadan, 25 Titik Rawan Pengemis di Kota Bandung Diawasi
Resahkan Warga, 6 Orang...
Resahkan Warga, 6 Orang PMKS Diringkus Satpol PP-WH di Banda Aceh
Kewalahan Antisipasi...
Kewalahan Antisipasi Lonjakan PMKS, Dinsos Bandung Bakal Libatkan Aparat Terkait
35 Titik Rawan PMKS,...
35 Titik Rawan PMKS, Sudinsos Jakpus Perketat Penjagaan Selama Ramadan
Kisah Pilu Manusia Silver...
Kisah Pilu Manusia Silver di Jakut, Kecanduan Obat Terlarang hingga Jadi Budak Seks
Razia PMKS di Penjaringan,...
Razia PMKS di Penjaringan, Petugas Sasar Manusia Gerobak hingga ODGJ
Rekomendasi
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved