Ayah Masuk Penjara karena Curi Besi, 2 Bocah Ini Ditinggal sang Ibu
Rabu, 22 September 2021 - 15:27 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian besi itu dijual seharga Rp270.000. Lalu dibagi dua sehingga masing-masing mendapat Rp135.000. Sementara di surat dakwaan disebutkan pemilik besi, yakni Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengalami kerugian Rp937.500.
"Besi dijual Rp270.000 lalu dibagi dua. Ricardo Gultom mendapat Rp135 ribu," ujar pengacara terdakwa, Amriadi Pasaribu. Dia melanjutkan, sejak Ricardo ditahan, kliennya tersebut belum bisa dibesuk. Maka tak ayal anak korban pun menangis hampir setiap hari karena rindu.
"Saya kasihan anak itu. Ayahnya ditahan, sedangkan ibunya kabur, menghilang meninggalkan anaknya sejak kasus ini bergulir," ucapnya. Memei berbeda dengan kakaknya yang selalu menangis, sang adik tampak lebih tegar.
Sementara sang kakak, Nabi, mengamini ucapan adik sambil terisak. "Kalau ketemu bapak, aku mau peluk. Bebasin bapak aku," katanya sambil terus mengucurkan air mata.
Amriadi Pasaribu berencana mendatangi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, untuk menjelaskan nasib anak ini. Sehingga diharapkan dalam kasus ini dikedepankan rasa simpati."Hari ini sidang mendengarkan keterangan saksi di PN Jakut. Kemudian saya akan menemui pihak Bina Marga, semoga mereka mengasihani dua anak yang terus menangis ini," pungkasnya.
"Besi dijual Rp270.000 lalu dibagi dua. Ricardo Gultom mendapat Rp135 ribu," ujar pengacara terdakwa, Amriadi Pasaribu. Dia melanjutkan, sejak Ricardo ditahan, kliennya tersebut belum bisa dibesuk. Maka tak ayal anak korban pun menangis hampir setiap hari karena rindu.
"Saya kasihan anak itu. Ayahnya ditahan, sedangkan ibunya kabur, menghilang meninggalkan anaknya sejak kasus ini bergulir," ucapnya. Memei berbeda dengan kakaknya yang selalu menangis, sang adik tampak lebih tegar.
Sementara sang kakak, Nabi, mengamini ucapan adik sambil terisak. "Kalau ketemu bapak, aku mau peluk. Bebasin bapak aku," katanya sambil terus mengucurkan air mata.
Amriadi Pasaribu berencana mendatangi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, untuk menjelaskan nasib anak ini. Sehingga diharapkan dalam kasus ini dikedepankan rasa simpati."Hari ini sidang mendengarkan keterangan saksi di PN Jakut. Kemudian saya akan menemui pihak Bina Marga, semoga mereka mengasihani dua anak yang terus menangis ini," pungkasnya.
(hab)
Lihat Juga :