Usai Pesta Miras Bareng, Pemuda di Blitar Sayat Leher Teman hingga Meregang Nyawa
Rabu, 22 September 2021 - 13:27 WIB
loading...
A
A
A
Awalnya tidak ada gejala bakal terjadi cek cok. Saat miras tandas ditenggak, korban bersama saksi Ferry (25) pamit keluar membeli rokok. Keduanya berboncengan motor.
Baca juga: Bikin Heboh, Kerajaan Angling Darma di Pandeglang Kini Dijaga Ketat dan Tertutup
Menunggu keduanya tidak kunjung datang. MZA yang masih di lokasi pesta kemudian meminta tolong saksi Anja (21), mengantarnya pulang ke Kelurahan Babadan, Kecamatan Wlingi.
"Karena korban dan saksi yang membeli rokok tidak juga kembali," kata Yudho. Sekitar pukul 23.00 Wib. Saat perjalanan menuju Babadan Wlingi, di pertigaan ringin Desa Soso, Kecamatan Gandusari, pelaku MZA dan saksi Anja bertemu korban dan saksi Ferry. Korban mengajak MZA untuk melanjutkan pesta miras.
Tapi oleh yang bersangkutan ditolak. Karena satu sama lain saling ngotot, timbul cek cok adu mulut. Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat melontarkan kata-kata kotor yang itu membuat marah MZA. "Perkataan kotor yang membuat yang bersangkutan tidak terima," terang Yudho.
Baca juga: Bikin Heboh, Kerajaan Angling Darma di Pandeglang Kini Dijaga Ketat dan Tertutup
Menunggu keduanya tidak kunjung datang. MZA yang masih di lokasi pesta kemudian meminta tolong saksi Anja (21), mengantarnya pulang ke Kelurahan Babadan, Kecamatan Wlingi.
"Karena korban dan saksi yang membeli rokok tidak juga kembali," kata Yudho. Sekitar pukul 23.00 Wib. Saat perjalanan menuju Babadan Wlingi, di pertigaan ringin Desa Soso, Kecamatan Gandusari, pelaku MZA dan saksi Anja bertemu korban dan saksi Ferry. Korban mengajak MZA untuk melanjutkan pesta miras.
Tapi oleh yang bersangkutan ditolak. Karena satu sama lain saling ngotot, timbul cek cok adu mulut. Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat melontarkan kata-kata kotor yang itu membuat marah MZA. "Perkataan kotor yang membuat yang bersangkutan tidak terima," terang Yudho.
Lihat Juga :