Kakek yang Dibacok saat Antar Cucu Sekolah Ternyata Korban Salah Sasaran
Rabu, 22 September 2021 - 10:26 WIB
loading...
Tampak lokasi pembacokan terhadap kakek yang tengah mengantar cucu ke sekolah. SINDOnews/Dede
A
A
A
PALEMBANG - Satreskrim Polsek Ilir Barat I Palembang telah mengantongi identitas pelaku pembacokan terhadap Umar, seorang kakek yang tengah mengantarkan cucunya ke sekolah, Senin (20/9/2021) lalu. Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Hokky Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I Palembang.
Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Roy A Tambunan mengatakan, pelaku pembacokan yang menggunakan helm hitam tersebut sudah diketahui identitasnya dan kini dalam pengejaran petugas kepolisian.
"Kasus ini diduga salah sasaran. Pelaku menduga yang mengantar sekolah adalah ayah dari anak kecil itu, ternyata kakeknya (korban) yang mengantar. Padahal target pelaku adalah ayah dari anak kecil itu," ujar Roy, Rabu (22/9/2021).
Berdasarkan keterangan beberapa saksi, lanjut Roy, kasus ini diduga terjadi karena adanya cinta segitiga antara pelaku, istri pelaku dan anak korban yang diduga telah membawa kabur istri pelaku.
"Itukan tuduhan pelaku yang kami dapat dari keterangan saksi. Keterangan itu masih kami dalami dan kami juga masih menelusuri keberadaan pelaku," kata Roy.
Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Roy A Tambunan mengatakan, pelaku pembacokan yang menggunakan helm hitam tersebut sudah diketahui identitasnya dan kini dalam pengejaran petugas kepolisian.
"Kasus ini diduga salah sasaran. Pelaku menduga yang mengantar sekolah adalah ayah dari anak kecil itu, ternyata kakeknya (korban) yang mengantar. Padahal target pelaku adalah ayah dari anak kecil itu," ujar Roy, Rabu (22/9/2021).
Berdasarkan keterangan beberapa saksi, lanjut Roy, kasus ini diduga terjadi karena adanya cinta segitiga antara pelaku, istri pelaku dan anak korban yang diduga telah membawa kabur istri pelaku.
"Itukan tuduhan pelaku yang kami dapat dari keterangan saksi. Keterangan itu masih kami dalami dan kami juga masih menelusuri keberadaan pelaku," kata Roy.
Lihat Juga :