Kisah Brahmana dari India yang Hendak Menantang Sunan Bonang Malah Jadi Murid
Minggu, 19 September 2021 - 07:27 WIB
loading...
A
A
A
Mendengar keterangan sang brahmana, Sunan Bonang pun langsung mencabut tongkat yang tertancap di tanah. Seketika itu juga tiba-tiba dari lubang tempat menancapnya tongkat itu keluar air dan memancar sangat deras. Lebih terkejut lagi brahmana itu bahwa buku-bukunya yang sempat hilang ditelan lautan muncul dan terbawa air.
Tapi anehnya, buku-buku itu masih utuh dan tidak rusak, bahkan buku itu konon tampak tidak basah oleh air laut. Orang yang berjubah putih itu lalu mengatakan ke sang brahmana. "Bukankah ini buku-buku yang engkau maksudkan itu?," tanya Sunan Bonang. Baca: Tekan Mobilisasi Pelancong, Ganjil Genap Tetap Diberlakukan di Lembang.
Konon lubang itulah yang hingga kini masih dimanfaatkan penduduk sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Lubang itu memancarkan air tawar ini disebut Sungai Brumbung, sumber air tawar ini sendiri letaknya berada di sebelah barat Pelabuhan Tuban disebut Boom.
Melihat kejadian itu sang brahmana baru sadar pria berjubah putih yang ada di hadapannya adalah Sunan Bonang, yang ia cari. Saat itu juga sang brahmana yang awalnya hendak berdebat dan menantang Sunan Bonang mengakui kehebatan Sunan Bonang. Baca Juga: Capaian Vaksinasi Pelajar Masih Rendah, Sahrul Gunawan Ambil Langkah Taktis.
Seketika itu pula ia berjongkok di hadapan Sunan Bonang meminta maaf atas kelancangannya. Tak cuma itu saja, sang brahmana itu langsung meminta secara langsung agar ia diterima menjadi murid Sunan Bonang.
Tapi anehnya, buku-buku itu masih utuh dan tidak rusak, bahkan buku itu konon tampak tidak basah oleh air laut. Orang yang berjubah putih itu lalu mengatakan ke sang brahmana. "Bukankah ini buku-buku yang engkau maksudkan itu?," tanya Sunan Bonang. Baca: Tekan Mobilisasi Pelancong, Ganjil Genap Tetap Diberlakukan di Lembang.
Konon lubang itulah yang hingga kini masih dimanfaatkan penduduk sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Lubang itu memancarkan air tawar ini disebut Sungai Brumbung, sumber air tawar ini sendiri letaknya berada di sebelah barat Pelabuhan Tuban disebut Boom.
Melihat kejadian itu sang brahmana baru sadar pria berjubah putih yang ada di hadapannya adalah Sunan Bonang, yang ia cari. Saat itu juga sang brahmana yang awalnya hendak berdebat dan menantang Sunan Bonang mengakui kehebatan Sunan Bonang. Baca Juga: Capaian Vaksinasi Pelajar Masih Rendah, Sahrul Gunawan Ambil Langkah Taktis.
Seketika itu pula ia berjongkok di hadapan Sunan Bonang meminta maaf atas kelancangannya. Tak cuma itu saja, sang brahmana itu langsung meminta secara langsung agar ia diterima menjadi murid Sunan Bonang.
(nag)
Lihat Juga :