Pelantikan Pengurus Baru, Fatayat NU Tangerang Kedepankan Adab dan Kesantunan
Sabtu, 18 September 2021 - 22:55 WIB
loading...
A
A
A
“Layaknya seorang anak kepada orang tua. Sebelum bertindak dalam membuat keputusan, terlebih momentum peristiwa maslahat dan terkait marwah NU. Jangan pernah lupakan keberadaan Kiai yang menjadi orang tua di dalam Nahdlatul Ulama,” kata Kiai Dedi.
Kiai lulusan Tebuireng Jombang ini juga mengingatkan dalam berkhidmat di Nahdlatul Ulama. Dia mengibaratkan Nahdlatul Ulama sebagai seorang pasangan.
“Kalau kita sudah jadi pengurus NU, maka jadikanlah NU seperti pasanganmu. Jangan mencari nafkah di NU, tapi nafkahilah NU,” imbuhnya.
Ketua Pimpinan Wilayah Fatayat NU Provinsi Banten Annisatusholihah menyampaikan kepada kader Fatayat NU. Meluruskan niat, karena niat menjadi role on based dalam setiap tindak dan laku di dalam Fatayat NU.
“Jangan pernah berharap profit di dalam Fatayat, karena Fatayat adalah sebuah wadah untuk melakukan pengabdian dan mencari keberkahan,” ujarnya.
Kiai lulusan Tebuireng Jombang ini juga mengingatkan dalam berkhidmat di Nahdlatul Ulama. Dia mengibaratkan Nahdlatul Ulama sebagai seorang pasangan.
“Kalau kita sudah jadi pengurus NU, maka jadikanlah NU seperti pasanganmu. Jangan mencari nafkah di NU, tapi nafkahilah NU,” imbuhnya.
Ketua Pimpinan Wilayah Fatayat NU Provinsi Banten Annisatusholihah menyampaikan kepada kader Fatayat NU. Meluruskan niat, karena niat menjadi role on based dalam setiap tindak dan laku di dalam Fatayat NU.
“Jangan pernah berharap profit di dalam Fatayat, karena Fatayat adalah sebuah wadah untuk melakukan pengabdian dan mencari keberkahan,” ujarnya.
Lihat Juga :