Video Keluarga Bongkar Kuburan Jenazah yang Diduga Positif COVID-19 Gemparkan Bitung
Sabtu, 18 September 2021 - 17:17 WIB
loading...
A
A
A
Di video lain terlihat seorang pria yang diketahui bernama Pendeta Hipterk Haniko yang merupakan Gembala GPdI Anugerah Bitung. memegang sekop sambil marah-marah di atas kuburan istrinya Tan Mei Fang yang dimakamkan tanpa sepengetahuannya.
"Tidak jalurnya itu COVID-19 yang kemarin hebatnya itu level IV, saya diijinkan untuk mendoakan jenazah COVID-19. Tapi ini tidak COVID-19 dari Malalayang (Rumah Sakit) kenapa langsung dibuang seperti binatang begini. Kemarin level IV, saya berdoa di depan mayat ya, siapa bertanggung jawab ini," tutur Pendeta Hipterk Haniko.
Baca juga: Siksa 3 Suster di Luar Batas Kemanusiaan, Kekejaman KKB Menuai Beragam Kecaman
Dia juga mengungkapkan, kekecewaan karena tidak bisa bertemu dengan istrinya untuk yang terakhir kalinya, karena sudah langsung dimakamkan tanpa diperlihatkan terlebih dahulu kepada pihak keluarga.
"Istri dari seorang pendeta Hipterk Haniko. Tadi kami sudah bawa, saya tanda tangan surat keterangan COVID-19, dan saya akui sekalipun dia tidak COVID-19, tapi saya sudah tanda tangan itu," ungkapnya.
"Tetapi sebetulnya sudah diizinkan dari Malalayang, agar jenazah disinggahkan di gereja sebagai ibu gembala. Lima menit, sudah koordinasi dengan satgas di sini, iya Pak Pendeta, boleh lima menit, tapi ternyata sudah dibawa lari begitu cepat dan saya masih dalam perjalanan," ujarnya.
"Tidak jalurnya itu COVID-19 yang kemarin hebatnya itu level IV, saya diijinkan untuk mendoakan jenazah COVID-19. Tapi ini tidak COVID-19 dari Malalayang (Rumah Sakit) kenapa langsung dibuang seperti binatang begini. Kemarin level IV, saya berdoa di depan mayat ya, siapa bertanggung jawab ini," tutur Pendeta Hipterk Haniko.
Baca juga: Siksa 3 Suster di Luar Batas Kemanusiaan, Kekejaman KKB Menuai Beragam Kecaman
Dia juga mengungkapkan, kekecewaan karena tidak bisa bertemu dengan istrinya untuk yang terakhir kalinya, karena sudah langsung dimakamkan tanpa diperlihatkan terlebih dahulu kepada pihak keluarga.
"Istri dari seorang pendeta Hipterk Haniko. Tadi kami sudah bawa, saya tanda tangan surat keterangan COVID-19, dan saya akui sekalipun dia tidak COVID-19, tapi saya sudah tanda tangan itu," ungkapnya.
"Tetapi sebetulnya sudah diizinkan dari Malalayang, agar jenazah disinggahkan di gereja sebagai ibu gembala. Lima menit, sudah koordinasi dengan satgas di sini, iya Pak Pendeta, boleh lima menit, tapi ternyata sudah dibawa lari begitu cepat dan saya masih dalam perjalanan," ujarnya.
Lihat Juga :