Pegawai Mandiri Syariah Sisihkan Gaji untuk Masyarakat Terdampak Covid-19
Selasa, 21 April 2020 - 21:15 WIB
loading...
A
A
A
Ia mengatakan, selain bersumber dari zakat pegawai yang dikelola Yayasan BSMU, pegawai dengan sukarela dan ikhlas menyisihkan gaji bulan Maret. "Insya Allah sampai dua bulan ke depan untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19,” ungkapnya.
Menurutnya, program ini tidak sebatas membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak secara perekonomian.
Namun program ini juga memberikan multiplier effect kepada usaha nasabah. “Kami membeli paket sembako dari nasabah UMKM. Dengan begitu kami berharap membantu menghidupkan usaha nasabah UKMM,” tegasnya.
Penyerahan ini merupakan tahap awal dengan jumlah 7.000 paket bahan baku. Adapun sisanya akan diserahkan pada H-5 dan H+5 Lebaran Idul Fitri 1441H. Untuk selanjutnya volunteer pegawai Mandiri Syariah berkordinasi dengan RT/RW atau kelurahan setempat akan menyebarkan paket bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di seluruh Indonesia.
“Alhamdullilah, selain semangat berdonasi, pegawai kami juga banyak yang mendaftar menjadi volunteer program. Tentunya teknis penyampaian secara langsung kepada masyarakat akan tetap memenuhi protokoler pencegahan penyebaran Covid-19,” jelas Edi.
Menurutnya, program ini tidak sebatas membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak secara perekonomian.
Namun program ini juga memberikan multiplier effect kepada usaha nasabah. “Kami membeli paket sembako dari nasabah UMKM. Dengan begitu kami berharap membantu menghidupkan usaha nasabah UKMM,” tegasnya.
Penyerahan ini merupakan tahap awal dengan jumlah 7.000 paket bahan baku. Adapun sisanya akan diserahkan pada H-5 dan H+5 Lebaran Idul Fitri 1441H. Untuk selanjutnya volunteer pegawai Mandiri Syariah berkordinasi dengan RT/RW atau kelurahan setempat akan menyebarkan paket bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di seluruh Indonesia.
“Alhamdullilah, selain semangat berdonasi, pegawai kami juga banyak yang mendaftar menjadi volunteer program. Tentunya teknis penyampaian secara langsung kepada masyarakat akan tetap memenuhi protokoler pencegahan penyebaran Covid-19,” jelas Edi.
Lihat Juga :