Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Kecelakaan di Bali, Pengungsi Suriah Pilih Pulang Kampung

loading...
Kecelakaan di Bali, Pengungsi Suriah Pilih Pulang Kampung
Imigrasi Bali memulangkan seorang pengungsi asal Suriah, Louay Shoukair, Kamis (16/9/2021). Foto SINDOnews
DENPASAR - Imigrasi Bali memulangkan seorang pengungsi asal Suriah, Louay Shoukair, Kamis (16/9/2021). Shoukair pilih pulang ke negara asalnya setelah terlibat kecelakaan di Bali.

"Yang bersangkutan ingin mendapatkan perawatan lebih intensif melalui dukungan keluarganya di Suriah dan Libanon," kata Kepala Kantor Hukum dan HAM Bali Jamaruli Manihuruk. Baca juga:
PBB Peringatkan Kemungkinan Penderitaan yang Lebih Besar di Afghanistan


Shoukair sudah lima tahun berada di Indonesia tanpa kejelasan penempatan ke negara ketiga. Ketika di Bali, dia mengalami kecelakaan hingga mengalami dislokasi pada tulang leher, bahu dan tangannya.

Pada 9 Juni 2021, dia melapor ke imigrasi sebagai pengungsi mandiri dan ingin pulang ke negaranya. Permohonan itu lalu disetujui imigrasi dan UNHCR.



Shoukair dipulangkan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Doha dengan pesawat Qatar Airways QR 957. Dari Doha, dia melanjutkan perjalanan ke Beirut dengan Qatar Airways QR 416. "Dia lalu menempuh jalur darat dari Beirut ke Suriah," ujar Jamaruli. Baca juga: Direktorat Izin Tinggal Keimigrasian Monitoring Kantor Imigrasi Kelas II Tobelo

Dia menambahkan, hingga Agustus 2021, tercatat ada 13.343 pengungsi dan pencari suaka di Indonesia. "Dari jumlah itu, tercatat sekitar 5.000 an pengungsi dan pencari suaka mandiri yang biaya hidupnya tidak ditanggung IOM," katanya.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top