Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

ASN Harus Responsif, Bupati Sumedang Dorong Standar Layanan Seperti Perusahaan

loading...
ASN Harus Responsif, Bupati Sumedang Dorong Standar Layanan Seperti Perusahaan
Bupati Kabupaten Sumedang Dony Ahmad Munir meminta agar standar pelayanan aparatur sipil negara (ASN) mengadopsi layanan perusahaan, dengan standar target dan hasil yang jelas. SINDOnews/Arif
SUMEDANG - Bupati Kabupaten Sumedang Dony Ahmad Munir meminta agar standar pelayanan aparatur sipil negara (ASN) mengadopsi layanan perusahaan, dengan standar target dan hasil yang jelas.

"Saat ini kami sedang mengembangkan atmosfer layanan ASN yang lebih responsif. Di mana standar pelayanan seperti perusahaan. Ada target dan hasil yang jelas sehingga pelayanan kepada masyarakat akan lebih baik," jelas Dony.

Menurut dia, untuk meningkatkan standar layanan ASN, perlu upaya konkret meningkatkan kompetensi aparatur sipil. Untuk mewujudkannya, Sumedang bekerjasama dengan beberapa institusi pengembangan sumber daya manusia.

Terakhir, pihaknya menggandeng bjb University untuk pengembangan ASN di Kabupaten Sumedang. Kerja sama keduanya dilakukan melalui penandatangan MoU di Gedung Negara Sumedang pada Selasa (14/9/2021).



Penandatangan Kesepakatan Bersama (MoU) dilakukan antara Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dengan Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi.

Sedangkan untuk hal yang bersifat teknis melalui Perjanjian Kerja sama yang ditandatangani oleh Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumedang Drs. Endi Ruslan dengan Pemimpin bjb University Agus Supriyatna.

Doni berharap, melalui kerja sama pengembangan SDM ini, ASN di Pemkab Sumedang bisa responsif dan profesional dalam melayani masyarakat. ASN akan menambah pengetahuan dan pengalaman sehingga mereka memiliki competitive advantage atau nilai keunggulan dalam bersaing khususnya dalam menghadapi globalisasi.

Menurut dia, dalam mengembangkan Sumedang, pihaknya berdasar pada fondasi agama, budaya, teknologi. Kemudian pola kolaboratif yaitu Pentahelix dengan mensinergikan akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media.

"Itu menjadi panduan bagi kami untuk bekerja. Kolaborasi antara bjb dan Pemkab Sumedang adalah kolaborasi pentahelix antara sektor bisnis bekerja sama dengan pemerintahan dalam meningkatkan kompetensi ASN dengan pendekatan pola corporate university dan pelatihan berbagai digital,” tandasnya.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top