Soal Komitmen Fee Formula E, Wagub DKI Tak Masalah Mau Dituntut ke Arbitrase
Rabu, 15 September 2021 - 10:28 WIB
loading...
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.Foto/MPI/Dok
A
A
A
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) menanggapi dengan santai soal polemik komitmen fee Formula E yang bakal dilaporkan ke Arbitrase Internasional. Pasalnya, DKI sudah membayar untuk tiga tahun berturut-turut.
"Oh enggak ada masalah kita sudah jalan, kan sudah berproses soal Formula E. Insya Allah nanti Juni 2022. Semuanya sudah selesai, pemeriksaan BPK juga alhamdulillah sudah selesai, dan hasilnya baik dan tidak ada kerugian dan tidak ada potensi kerugian, " kata Ariza kepada wartawan, Rabu (15/9/2021).
Terkait biaya komitmen yang harus dibayarkan selama lima tahun berturut-turut, Ariza menegaskan, Pemprov DKI telah membayar selama tiga tahun. Dan program itu tidak hanya dibebankan kepada APBD DKI, tapi juga dibebankan kepada swasta.
"Ya, kan sudah dibayar. Dibayar itu sudah untuk tiga tahun ke depan. Nanti lunasnya tahun-tahun berikutnya dong, masak harus lunas tahun sekarang," tegasnya. Baca: Rute Transjakarta Koridor 12 Penjaringan-Tanjung Priok Lintasi Kota Tua
Politisi Partai Gerindra itu memastikan tak ada persoalan dalam penyelenggaraan Formula E mendatang.
"Pokoknya formula sudah sesuai dengan aturan Dan ketentuan yang ada. Komitmen fee kewajiban sudah dipenuhi, persiapan sudah diatur sedemikian baiknya. Temuan BPK sudah dicek tidak ada temuan, bahkan tidak ada penundaan, dari BPK jangankan penundaan temuan dari BPK saja tidak ada apalagi temuan. Silakan dicek langsung di BPK. Kita Sesuaikan dengan aturan ketentuan berdasar ketentuan bersama," urainya.
"Oh enggak ada masalah kita sudah jalan, kan sudah berproses soal Formula E. Insya Allah nanti Juni 2022. Semuanya sudah selesai, pemeriksaan BPK juga alhamdulillah sudah selesai, dan hasilnya baik dan tidak ada kerugian dan tidak ada potensi kerugian, " kata Ariza kepada wartawan, Rabu (15/9/2021).
Terkait biaya komitmen yang harus dibayarkan selama lima tahun berturut-turut, Ariza menegaskan, Pemprov DKI telah membayar selama tiga tahun. Dan program itu tidak hanya dibebankan kepada APBD DKI, tapi juga dibebankan kepada swasta.
"Ya, kan sudah dibayar. Dibayar itu sudah untuk tiga tahun ke depan. Nanti lunasnya tahun-tahun berikutnya dong, masak harus lunas tahun sekarang," tegasnya. Baca: Rute Transjakarta Koridor 12 Penjaringan-Tanjung Priok Lintasi Kota Tua
Politisi Partai Gerindra itu memastikan tak ada persoalan dalam penyelenggaraan Formula E mendatang.
"Pokoknya formula sudah sesuai dengan aturan Dan ketentuan yang ada. Komitmen fee kewajiban sudah dipenuhi, persiapan sudah diatur sedemikian baiknya. Temuan BPK sudah dicek tidak ada temuan, bahkan tidak ada penundaan, dari BPK jangankan penundaan temuan dari BPK saja tidak ada apalagi temuan. Silakan dicek langsung di BPK. Kita Sesuaikan dengan aturan ketentuan berdasar ketentuan bersama," urainya.
Lihat Juga :