Sandiaga Canangkan Olahan Ikan Patin Khas Desa Wisata di Riau Go Internasional
Senin, 13 September 2021 - 20:11 WIB
loading...
A
A
A
Yang tidak kalah menarik, Desa Wisata Koto Mesjid ini memiliki program "home recycle creative", di mana produk-produk ekonomi kreatifnya memanfaatkan sampah yang masih layak pakai atau limbah paralon, lalu dibuat menjadi pot, tempat tisu, baki gelas, hiasan dinding dan piring lidi rotan.
Selain mengurangi sampah juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Ada pula produk fesyen yang dihasilkan, yakni batik khas Kampar, tas rajut, hingga sendal rajut. Baca: Jalan Ditutup, Harus Memutar, Puluhan Sopir Truk di Indragiri Hulu Demo.
Keunggulan lain yang menjadi daya tarik Desa Wisata Koto Mesjid adalah wisata alam dan buatan. Untuk wisata alamnya sendiri terdapat Sungai Kampar, yang menjadi salah satu sungai terpanjang di Riau, dengan panjang 600 kilometer. Ada juga Sungai Gagak, yang memiliki air terjun yang indah serta Lembah Aman dan Talau Pusako.
Kemudian, untuk wisata buatannya terdapat danau atau waduk buatan yang pada tahun 1991 dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air. Namun kini danau tersebut dijadikan sebagai tempat wisata, karena memiliki pemandangan alam yang sangat cantik seperti di Raja Ampat yang dapat dilihat dari Puncak Kompei, salah satu spot instagramable di desa ini. Baca Juga: Catat! Mulai Besok Penumpang Kereta Api Wajib Sudah Vaksinasi.
"Saya berharap, di masa pandemi Covid-19 ini akan semakin membuka peluang kita, untuk mencintai destinasi-destinasi wisata khususnya di Riau dengan hashtag KeRiauAja, tidak perlu ke luar negeri, karena jika kangen ke Raja Ampat ada di sini," ungkap Sandiaga.
Selain mengurangi sampah juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Ada pula produk fesyen yang dihasilkan, yakni batik khas Kampar, tas rajut, hingga sendal rajut. Baca: Jalan Ditutup, Harus Memutar, Puluhan Sopir Truk di Indragiri Hulu Demo.
Keunggulan lain yang menjadi daya tarik Desa Wisata Koto Mesjid adalah wisata alam dan buatan. Untuk wisata alamnya sendiri terdapat Sungai Kampar, yang menjadi salah satu sungai terpanjang di Riau, dengan panjang 600 kilometer. Ada juga Sungai Gagak, yang memiliki air terjun yang indah serta Lembah Aman dan Talau Pusako.
Kemudian, untuk wisata buatannya terdapat danau atau waduk buatan yang pada tahun 1991 dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air. Namun kini danau tersebut dijadikan sebagai tempat wisata, karena memiliki pemandangan alam yang sangat cantik seperti di Raja Ampat yang dapat dilihat dari Puncak Kompei, salah satu spot instagramable di desa ini. Baca Juga: Catat! Mulai Besok Penumpang Kereta Api Wajib Sudah Vaksinasi.
"Saya berharap, di masa pandemi Covid-19 ini akan semakin membuka peluang kita, untuk mencintai destinasi-destinasi wisata khususnya di Riau dengan hashtag KeRiauAja, tidak perlu ke luar negeri, karena jika kangen ke Raja Ampat ada di sini," ungkap Sandiaga.
(nag)
Lihat Juga :