Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Ini Cara Pimpinan Ponpes Paksa 2 Wanita Hamil Tua Mau Disetubuhi

loading...
Ini Cara Pimpinan Ponpes Paksa 2 Wanita Hamil Tua Mau Disetubuhi
Tersangka Ahmad Kholil, pimpinan ponpes di Kotawaringin Barat menyetubuhi paksa dua wanita hamil dengan ancaman bakal dicerai suami dan jabang bayi akan mati. Foto/iNews TV/Sigit Dzakwan
KOTAWARINGIN BARAT - Tersangka Ahmad Kholil, pimpinan pondok pesantren (Ponpes) Nurul Hikmah di Pangkalan Lada, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah menyetubuhi paksa dua wanita hamil dengan ancaman bakal dicerai suami dan jabang bayi yang dikandung akan mati.

Dua korban yang datang ke Pondok Pesantren Nurul Hikmah Desa Pandu Senjaya SP 4 Blok B, Kotawaringin Barat bermaksud konsultasi masalah rumah tangga dan ruqyah.

Namun ternyata mereka justru masuk ke perangkap tersangka yang nafsu melihat wanita sedang hamil tua. Disertai ancaman, tersangka Ahmad Kholil menyetubuhi keduanya dalam waktu yang berbeda.

Baca juga: Nafsu Lihat 2 Wanita Hamil Tua, Pimpinan Ponpes Nekat Setubuhi



Aksi cabul pimpinan ponpes terbongkar setelah kedua korbannya memberanikan diri melapor ke SPKT Polres Kobar.

Kapolres Kotawaringin Barat, AKBP Devy Firmansyah mengungkapkan, peristiwa pencabulan terakhir terjadi pada Minggu, 5 September 2021 sekitar pukul 23.55 WIB.

Saat itu, korban berinisial LF dan suaminya pergi ke pondok pesantren (ponpes) Nurul Hikmah Desa Pandu Senjaya SP 4 Blok B. Kedatangan pasangan suami istri (pasutri) ini untuk berkonsultasi masalah rumah tangga dengan pimpinan ponpes, Ahmad Kholil.

Sesampainya di pondok pesantren, LF kemudian menceritakan tentang masalah rumah tangganya kepada Ahmad Kholil. Setelah sekian lama mendengar curhatan itu, kemudian Ahmad Kholil menyuruh suami LF untuk keluar mencari air di perbatasan.

Baca juga: Berdalih Ruqyah, Oknum Ustaz ini Setubuhi Perempuan Hamil Muda
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top