Kronologi Penyerangan KKB Terhadap Pos Pam TNI Polri dan Pembakaran Fasilitas Umum di Kiwirok
Senin, 13 September 2021 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Sesuai laporan pihak keamanan setempat, diketahui bahwa KKB wilayah Ngalum Kupel yang saat ini berada di Puncak Gunung Wina (perbatasan antara Distrik Kiwirok dan Distrik Batom) berjumlah 21 orang dengan pimpinan Lamek Alepki Taplo, dengan perbekalan tujuh pucuk senjata api campuran ini yang diduga melakukan penyerangan.
Aparat keamanan juga telah mengendus pergerakan kelompok bersenjata tersebut, dimana diketahui sekitar 25 orang simpatisan kelompok yang diklaim pemerintah Indonesia sebagai Kelompok Separatis Teroris Bersenjata (KSTB) dari Distrik Oksop bergerak menuju Distrik Batom dengan tujuan untuk bergabung bersama 21 orang yang sudah berada di puncak Gunung Wina dengan membawa tujuh pucuk senjata api campuran, panah, dan parang.
Atas situasi keamanan di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang yang tidak kondusif, dilaporkan bahwa sejumlah tenaga kesehatan (nakes) dan guru kontrak yang berada di wilayah itu akan dievakuasi ke Kota Oksibil, Ibu Kota Kabupaten Pegunungan Bintang.
"Informasi via telpon dari salah seorang dokter yang bertugas di Distrik Oksop bahwa sejumlah nakes dari Distrik Oksop rencananya akan dievakuasi menuju Kota Oksibil dan guru menuju ke bandara Jayapura," ungkap salah satu sumber.
Sementara Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kol Arm Reza Nur Patria membenarkan adanya informasi kontak tembak tersebut.
Aparat keamanan juga telah mengendus pergerakan kelompok bersenjata tersebut, dimana diketahui sekitar 25 orang simpatisan kelompok yang diklaim pemerintah Indonesia sebagai Kelompok Separatis Teroris Bersenjata (KSTB) dari Distrik Oksop bergerak menuju Distrik Batom dengan tujuan untuk bergabung bersama 21 orang yang sudah berada di puncak Gunung Wina dengan membawa tujuh pucuk senjata api campuran, panah, dan parang.
Atas situasi keamanan di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang yang tidak kondusif, dilaporkan bahwa sejumlah tenaga kesehatan (nakes) dan guru kontrak yang berada di wilayah itu akan dievakuasi ke Kota Oksibil, Ibu Kota Kabupaten Pegunungan Bintang.
"Informasi via telpon dari salah seorang dokter yang bertugas di Distrik Oksop bahwa sejumlah nakes dari Distrik Oksop rencananya akan dievakuasi menuju Kota Oksibil dan guru menuju ke bandara Jayapura," ungkap salah satu sumber.
Sementara Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kol Arm Reza Nur Patria membenarkan adanya informasi kontak tembak tersebut.
Lihat Juga :