Pembangunan Mal Pelayanan Bulukumba Gagal Dilanjutkan Tahun Ini
Senin, 13 September 2021 - 16:40 WIB
loading...
Pembangunan Mal Pelayanan Publik Bulukumba gagal dibangun tahun ini karena anggaran dialihkan ke penanganan Covid-19. Foto: Ilustrasi
A
A
A
BULUKUMBA - Pembangunan Mal Pelayanan Bulukumba yang dianggarkan Rp6,5 Miliar tahun ini gagal terealisasi, sebab anggarannya dialihkan karena pandemi Covid-19.
Menurut Kepala Bidang Perumahan, Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertahanan (DP3) Bulukumba , Andi Arfan Sukri mengatakan, pembangunan mal pelayanan sudah diwacanakan namun terkendala pandemi sehingga anggaran dialihkan.
Baca Juga: Jadi Temuan BPK, DPRD Bulukumba Kembalikan Anggaran Reses
"Pada pembahasan pembangunannya, DPRD telah menyusun anggaran Rp6,5 Miliar untuk tahap ke-2 pembangunan mal, hanya saja dalam perjalannya harus dibatalkan karena pandemi yang semakin memperihatinkan," ucap Andi Arfan.
Diketahui pembangunan Mal Pelayanan Bulukumba ini dibangun diakhir pemerintahan Andi Sukri Sappewali-Tomy Satria Yulianto dengan menelan anggaran Rp1,2 miliar.
Andi Arfan Sukri mengatakan, pembangunannya bisa dilanjutkan tahun depan dengan menyusun anggaran bersama dengan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tergabung didalamnya.
"Pembangunan mal pelayanan itu merupakan upaya pemerintah dalam memaksimalkan pelayanan ke masyarakat, dikarenakan didalamnya tergabung beberapa dinas sehingga masyarakat tidak repot lagi keluar masuk gedung untuk mengurus karna semuanya sudah ada didalamnya," tambah Andi Arfan.
Menurut Kepala Bidang Perumahan, Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertahanan (DP3) Bulukumba , Andi Arfan Sukri mengatakan, pembangunan mal pelayanan sudah diwacanakan namun terkendala pandemi sehingga anggaran dialihkan.
Baca Juga: Jadi Temuan BPK, DPRD Bulukumba Kembalikan Anggaran Reses
"Pada pembahasan pembangunannya, DPRD telah menyusun anggaran Rp6,5 Miliar untuk tahap ke-2 pembangunan mal, hanya saja dalam perjalannya harus dibatalkan karena pandemi yang semakin memperihatinkan," ucap Andi Arfan.
Diketahui pembangunan Mal Pelayanan Bulukumba ini dibangun diakhir pemerintahan Andi Sukri Sappewali-Tomy Satria Yulianto dengan menelan anggaran Rp1,2 miliar.
Andi Arfan Sukri mengatakan, pembangunannya bisa dilanjutkan tahun depan dengan menyusun anggaran bersama dengan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tergabung didalamnya.
"Pembangunan mal pelayanan itu merupakan upaya pemerintah dalam memaksimalkan pelayanan ke masyarakat, dikarenakan didalamnya tergabung beberapa dinas sehingga masyarakat tidak repot lagi keluar masuk gedung untuk mengurus karna semuanya sudah ada didalamnya," tambah Andi Arfan.
Lihat Juga :