Bripka Syaifullah, Personel Polres Gowa Jalankan Misi Perdamaian di Afrika
Senin, 13 September 2021 - 12:57 WIB
loading...
Bripka Syaifullah Yusran selama menjalankan tugas perdamaian di Afrika. Foto: Dokumentasi pribadi
A
A
A
GOWA - Bripka Syaifullah Yusran, personel Dit Lantas Polres Gowa Polda Sulsel, akhirnya tiba di Indonesia, Minggu 12 September. Dia kembali ke tanah air setelah satu tahun 11 hari mengemban tugas perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations (UN) di Afrika Tengah.
Bripka Syaifullah merupakan satu dari 10 personel perwakilan dari Polda Sulsel yang tergabung dalam Satgas Garuda FPU 2 Minusca.
Baca juga: Gadis 6 Tahun Dicongkel Matanya, Polisi Selidiki Aliran Ilmu Hitam Orang Tua Korban
Kedatangan Bripka Syaifullah Yusran bersama personel Polri lainnya di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Jakarta, disambut langsung oleh Kabagdamkeman RoMisinter Divhubinter Polri, Kombes Pol Oktavianus Marthin. Dilakukan pengalungan bunga dilanjutkan dengan tradisi cium bumi tanah air.
Bripka Syaifullah Yusran saat dikonfirmasi, Senin (13/9), mengaku sangat bersyukur telah menjalankan tugas di Afrika Tengah.
"Alhamdulillah, tidak terasa 12 bulan 11 hari saya berada di Afrika Tengah dan akhirnya bisa kembali ke Tanah Air dengan selamat. Tentunya banyak kesan-kesan yang tidak bisa saya lupakan dan banyak suka maupun duka yang saya rasakan bahkan keakraban kami dengan masyarakat di sana sangat baik," ungkapnya.
Baca juga: 150 Warga Binaan Lapas Bolangi Ikuti Vaksinasi Covid-19
Dia menuturkan, tiga tugas utama FPU adalah melindungi personel dan fasilitas PBB , manajemen ketertiban umum, serta mendukung kegiatan operasi kepolisian di daerah misi.
"Jadi FPU Garuda Bhayangkara Indonesia ini memiliki kemampuan seperti penanggulangan huru-hara, Search and Rescue (SAR), penjinakan bom, investigasi, intelijen, kontra teroris, perlindungan Very Very Important Person (VVIP), penembak jitu, komunikasi elektronik, mekanik," jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Gowa , AKBP Tri Goffarudin mengapresiasi dan merasa bangga kepada personelnya, karena sudah berhasil melaksanakan tugas negara dengan baik tanpa ada celah melakukan pelanggaran apapun.
Kapolres Gowa lebih jauh menyatakan, pengiriman prajurit Bhayangkara ke negara Afrika ini menjadi peluang untuk menunjukkan eksistensi dan prestasi Polri di dunia internasional dalam menjaga perdamaian dunia.
Baca juga: Razia Miras, Petugas Gabungan di Gowa Amankan Ballo dari Berbagai Lokasi
“Terima kasih karena telah melaksanakan tugas dengan baik di Afrika Tengah. Tugas ini sangat berat karena membawa nama baik negara, khususnya nama institusi Polri terlebih nama Polres Gowa ,” katanya.
Orang nomor satu di Polres Gowa ini berharap, pengalaman yang didapatkan ketika bergabung di Satgas Garuda Bhayangkara agar diceritakan kepada personel Polri lainnya, sehingga dapat memotivasi seluruh personil Polri untuk dapat bergabung dalam misi perdamaian dunia.
Bripka Syaifullah merupakan satu dari 10 personel perwakilan dari Polda Sulsel yang tergabung dalam Satgas Garuda FPU 2 Minusca.
Baca juga: Gadis 6 Tahun Dicongkel Matanya, Polisi Selidiki Aliran Ilmu Hitam Orang Tua Korban
Kedatangan Bripka Syaifullah Yusran bersama personel Polri lainnya di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Jakarta, disambut langsung oleh Kabagdamkeman RoMisinter Divhubinter Polri, Kombes Pol Oktavianus Marthin. Dilakukan pengalungan bunga dilanjutkan dengan tradisi cium bumi tanah air.
Bripka Syaifullah Yusran saat dikonfirmasi, Senin (13/9), mengaku sangat bersyukur telah menjalankan tugas di Afrika Tengah.
"Alhamdulillah, tidak terasa 12 bulan 11 hari saya berada di Afrika Tengah dan akhirnya bisa kembali ke Tanah Air dengan selamat. Tentunya banyak kesan-kesan yang tidak bisa saya lupakan dan banyak suka maupun duka yang saya rasakan bahkan keakraban kami dengan masyarakat di sana sangat baik," ungkapnya.
Baca juga: 150 Warga Binaan Lapas Bolangi Ikuti Vaksinasi Covid-19
Dia menuturkan, tiga tugas utama FPU adalah melindungi personel dan fasilitas PBB , manajemen ketertiban umum, serta mendukung kegiatan operasi kepolisian di daerah misi.
"Jadi FPU Garuda Bhayangkara Indonesia ini memiliki kemampuan seperti penanggulangan huru-hara, Search and Rescue (SAR), penjinakan bom, investigasi, intelijen, kontra teroris, perlindungan Very Very Important Person (VVIP), penembak jitu, komunikasi elektronik, mekanik," jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Gowa , AKBP Tri Goffarudin mengapresiasi dan merasa bangga kepada personelnya, karena sudah berhasil melaksanakan tugas negara dengan baik tanpa ada celah melakukan pelanggaran apapun.
Kapolres Gowa lebih jauh menyatakan, pengiriman prajurit Bhayangkara ke negara Afrika ini menjadi peluang untuk menunjukkan eksistensi dan prestasi Polri di dunia internasional dalam menjaga perdamaian dunia.
Baca juga: Razia Miras, Petugas Gabungan di Gowa Amankan Ballo dari Berbagai Lokasi
“Terima kasih karena telah melaksanakan tugas dengan baik di Afrika Tengah. Tugas ini sangat berat karena membawa nama baik negara, khususnya nama institusi Polri terlebih nama Polres Gowa ,” katanya.
Orang nomor satu di Polres Gowa ini berharap, pengalaman yang didapatkan ketika bergabung di Satgas Garuda Bhayangkara agar diceritakan kepada personel Polri lainnya, sehingga dapat memotivasi seluruh personil Polri untuk dapat bergabung dalam misi perdamaian dunia.
(luq)
Lihat Juga :