Antisipasi Lonjakan Wisatawan ke Jabar, Operasi Gabungan Digelar di 11 Wilayah PPKM Level 2

Senin, 13 September 2021 - 10:33 WIB
loading...
Antisipasi Lonjakan...
Pemprov Jabar menggelar operasi gabungan untuk mencegah penularan COVID-19 di tengah kondisi wisata balas dendam atau revenge tourism. Foto/Istimewa
A A A
BANDUNG - Relaksasi sektor pariwisata di Provinsi Jawa Barat (Jabar), khususnya wilayah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 telah memicu lonjakan wisatawan.

Pemprov Jabar berupaya mengatasi kondisi yang diistilahkan wisata balas dendam atau revenge tourism itu. Langkah yang diakukan melalui operasi gabungan yang digelar secara serentak di 11 wilayah PPKM Level 2.

Baca juga: 4 Tempat Wisata di Bandung Boleh Buka, Anak 12 Tahun Dilarang Masuk

Bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jabar dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar, operasi gabungan yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar itu untuk memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) sekaligus pengetesan COVID-19 di tempat wisata secara acak.

Kepala Disparbud Jabar, Dedi Taufik mengatakan, yang menjadi sasaran dalam operasi gabungan ini adalah 11 daerah PPKM Level 2 berdasarkan Intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 39 tahun 2021 yang berlaku 7-13 September 2021.

Dalam aturan tersebut, destinasi wisata di wilayah PPKM Level 2 dapat dibuka dengan kapasitas maksimal 25 persen dengan menerapkan prokes ketat. Ke-11 wilayah itu adalah Kabupaten Ciamis, Garut, Subang, Purwakarta, Majalengka, Pangandaran, Indramayu, Sukabumi, Karawang, Kuningan, dan Kabupaten Cianjur.

"Operasi gabungan sudah dimulai dari Sabtu dan Minggu kemarin, ini berlanjut secara serentak," ujar Dedi di Bandung, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Bebas dari Penjara, 2 Mantan Napi Filipina Diusir dari Bali

Dedi mengakui, terdapat lonkakan wisatawan di 11 wilayah yang telah memberlakukan relaksasi sektor pariwisata tersebut. Operasi gabungan, kata Dedi, dilaksanakan agar wisatawan tidak mengabaikan prokes dan tidak euforia dalam menyikapi relaksasi tersebut.

"Kami fokus pada monitoring pergerakan masyarakat ke tempat wisata, tes swab antigen, serta penerapan 3T (testing, tracing, treatment)," katanya.

Berdasarkan hasil laporan sementara, penerapan prokes ketat di tempat wisata sudah dilaksanakan, seperti di salah satu wilayah yang dipantaunya langsung, yakni Kabupaten Pangandaran.

Selain meninjau pergerakan masyarakat dan pelaksanaan swab tes antigen yang digelar Dinkes Jabar, pihaknya juga membagi-bagikan masker kepada pengguna jalan yang masih mengabaikan prokes.

Dalam mendukung pelaksanaan testing di tempat wisata, kata Dedi, Dinkes Jabar menyebarkan masing-masing 1.500 alat swab tes antigen ke Dinkes setempat. Berdasarkan laporan, telah diperoleh 558 sampel swab tes antigen dari 11 wilayah PPKM Level 2 tersebut dan hasilnya semua dinyatakan negatif COVID-19.

"Beberapa tempat wisata pun sudah menyosialisasikan dan menerapkan aplikasi Peduli Lindungi. Pihak pengelola wisata juga sangat aktif untuk terus mengingatkan pengunjung agar menerapkan protokol kesehatan," terang dia.

"Kami berharap tren positif penurunan kasus (COVID-19) dan kedisiplinan semua pihak menjaga protokol kesehatan terus terjaga. Sehingga, daerah yang masuk kategori level 2 bisa bertambah, industri pariwisata bisa tumbuh," tandasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
Mikrobus Wisatawan Masuk...
Mikrobus Wisatawan Masuk Tebing di Jalur Bayah–Sawarna, Belasan Penumpang Luka
Wapres Gibran Tinjau...
Wapres Gibran Tinjau Langsung Lokasi Longsor Bandung Barat
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Rekomendasi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Portugal Mentok, Ronaldo...
Portugal Mentok, Ronaldo Dicap Egois!
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Berita Terkini
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Infografis
PPKM Dipererpanjang,...
PPKM Dipererpanjang, Antisipasi Lonjakan Nataru 2022
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved