Dewan Pendidikan Rekomendasikan Pemkot Makassar Gelar Uji Coba PTM

Senin, 13 September 2021 - 07:54 WIB
loading...
Dewan Pendidikan Rekomendasikan...
Dewan Pendidikan Kota Makassar bakal mengajukan rekomendasi uji coba sekolah tatap muka pekan ini. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Dewan Pendidikan Kota Makassar bakal mengajukan rekomendasi uji coba sekolah tatap muka pekan ini ke Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar .

Meski sebelumnya Wali Kota Makassar menolak pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) lantaran khawatir kasus Covid-19 mengalami peningkatan, PTM dinilai tetap bisa dilakukan terbatas di wilayah tertentu.

"Hasil rekomendasi akan kita berikan ke Pak Wali soal segera kita gelar tatap muka terbatas dan wilayah terbatas. Kalau ada wilayah yang tinggi Covid, nda usah dulu di situ. Saya kira itu solusi paling baik. Kita ajukan pekan ini," kata Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar, Rudianto Lallo kepada SINDOnews.

Legislator Nasdem tersebut mengaku cukup khawatir dengan tak adanya tatap muka selama hampir dua tahun ini. Utamanya anak-anak SD yang dianggap paling kritikal.

Baca Juga: Nadiem dan Putra Nababan Dorong PTM Terbatas Demi Kurangi Learning Loss

"Sangat berbeda, SD itu masa bermain. Jangan mereka dibuat tidak belajar, beradaptasi dengan lingkungannya. Jadi kami tetap ajukan agar ini jadi pertimbangan," lanjutnya.

Dia menilai, pelaksanaan PTM dapat ditaktisi. Pihaknya telah meninjau Ibu Kota Jakarta yang lebih dahulu menggelar uji coba tatap muka secara terbatas.

Dari uji coba tersebut, tak ditemukan satu pun kluster penyebaran Covid-19. Menurutnya, hal itu juga bisa diterapkan di Kota Makassar.

"Khususnya wilayah yang nihil Covid-19, contoh seperti kepulauan Sangkarrang dan beberapa wilayah lainnya. Itukan nol Covid di situ. Kenapa kita tidak mulai di situ. Lagipula itu kan terbatas nanti, itu bisa diatur," lanjutnya.

Dirinya menyinggung upaya Pemkot yang berani melonggarkan sejumlah sektor sebesar 25% hingga 50%, namun sekolah tak kunjung dibuka.

Ketua PGRI Kota Makassar, Suarman mendukung rekomendasi uji coba PTM yang akan diajukan tersebut.

Menurutnya, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tak begitu efektif. Pihaknya mendapatkan banyak keluhan, utamanya dari kalangan masyarakat yang kurang mampu. Mereka kesulitan mengikutkan anaknya sekolah daring karena persoalan tak memiliki biaya untuk peranti dan kuota internet.

Baca Juga: Masuk Level 2 dan 3, Sebanyak 490.217 Sekolah Dapat Izin Gelar PTM Terbatas

Kalaupun memiliki keduanya, beberapa daerah tidak didukung jaringan yang baik seperti di wilayah kepulauan. "Jadi memang semestinya harus digelar bulan ini. Dengan pertimbangan-pertimbangan tersebut, kenapa Pemkot tidak menggelar pra-PTM. Ini bisa dengan pertimbangan protokol yang ketat, jadi saya kira pemerintah sudah harus menata bagaimana proses PTM ini," ujarnya.

Terlebih Dinas Pendidikan sudah mengantongi data sejumlah sekolah yang layak menggelar PTM usai melakukan verifikasi beberapa waktu lalu.

"Itu sudah bisa dijadikan acuan, bahwa sekolah A ini sudah bisa dan wajar. Walau cuma 30 menit nda masalah, karena beda itu daring dan luring. Dari sisi budi bekerti misalnya, itu susah dinilai kalau daring, indikatornya apa," tukasnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Awas! Kebakaran di Makassar...
Awas! Kebakaran di Makassar Meningkat hingga 359 Kali
Sekolah Terdampak Bencana...
Sekolah Terdampak Bencana Siap Aktifkan Kembali Pembelajaran Tatap Muka
Pemerintah Batal Terapkan...
Pemerintah Batal Terapkan Pembelajaran Daring bagi Siswa
Unpad Gelar Pembelajaran...
Unpad Gelar Pembelajaran Tatap Muka di Semester Genap
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Berita Terkini
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Infografis
Pendidikan Dirgayuza...
Pendidikan Dirgayuza Setiawan, Lulusan Oxford yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved