Perang Bubat, Tragedi Kisah Cinta Hayam Wuruk dan Dyah Pitaloka

Senin, 13 September 2021 - 05:00 WIB
loading...
Perang Bubat, Tragedi...
Perang Bubat, Tragedi Kisah Cinta Hayam Wuruk dan Dyah Pitaloka/Dokumen Dedi Mulyadi-Soedonowonodjoio/ist
A A A
Perang Bubat dan tragedi Kisah Cinta Hayam Wuruk Raja Kerajaan Majapahit dengan Dyah Pitaloka Citraresmi, putri Kerajaan Galuh (Sunda) masih menjadi misteri. Inilah kisah cinta Hayam Wuruk dengan Dyah Pitaloka yang batal hingga melahirkan tragedi Perang Bubat.

Hayam Wuruk adalah raja keempat Kerajaan Majapahit yang memerintah tahun1350-1389. Saat naik takhta, Hayam Wuruk bergelarSri Rājasanagara. Semasa kekuasaannya, Kerajaan Majapahitmampu meraih puncak kejayaannya. Sepak terjang Hayam Wuruk dalam pemerintahannya diceritakan dalam kitab Desawarnana, suatu kitab yang didedikasikan untuk menghormatinya.

Baca Juga: Arca Emas hingga Candi Tikus Peninggalan Kerajaan Majapahit yang Termashyur

Hayam Wuruk naik tahta dalam usia relatif muda, 17 tahun, menggantikan ibundanya, Tribhuwana Tunggadewi. Tribhuwana menyerahkan kekuasaan kepada anaknya itu karena sebenarnya ia memerintah Gayatri, kakaknya yang memilih menjalani hidup sebagai pendeta. Ketika Gayatri mangkat, Tribhuwana menyatakan tidak lagi berkuasa.

Kejayaan Majapahit di bawah pemerintahan Hayam Wuruk tidak lepas dari kehadiran Mahapatih Gajah Mada. Setahun setelah memerintah, Tahun 1351, Hayam Wuruk ingin menikahi puteri RajaGaluh atau Pajajaran (Tanah Sunda),Dyah Pitaloka Citraresmi.
Awalnya, Pajajaran setuju dengan catatan Majapahit tidak bermaksud merebut kekuasaan Kerajaan Galuh. Nah, seiring perjalanan menuju upacara pernikahan, Mahapatih Gajah Mada mendesak Kerajaan Galuh untuk menyerahkan puteri Dyah Pitaloka Citraresmi sebagai upeti dan tunduk kepada Majapahit.

Sontak, Kerajaan Galuh menolak hingga pecah pertempuran yang mahadahsyat,Perang Bubat. Dalam Perang Bubat, rombongan kerajaan Galuh tewas. Tidak seorangpun dari rombongan Kerajaan Galuh yang tersisa dalam Perang Bubat. Termasuk Dyah Pitaloka yang gugur dalam Perang Bubat. Dalam beberapa tahun Galuh menjadi wilayah Majapahit.

Siapa Dyah Pitaloka? Sosok Dyah Pitaloka dikabarkan masih saudara sedarah dengan Hayam Wuruk karena Raden Wijaya (penerus takhta Kerajaan Sunda ke-26) adalah putra Rakyan Jayadarma yang menikah dengan Dyah Lembu Tal yang merupakan keturunan Ken Arok.

Rakyan Jayadarma adalah putra mahkota Kerajaan Pakuan dari Prabu Guru Darmasiksa. Rakeyan Jayadarma mati diracun oleh saudara kandungnya sendiri untuk merebut tampuk kekuasaan. Kemudian Dyah Lembu Tal membawa Raden Wijaya ke Jawa Timur.
Gajah Mada mengingatkan kepada Hayam Wuruk bahwa Dyah Pitaloka masih satu darah dengan dia sehingga tidak boleh menikah. Namun, Hayam Wuruk bersikeras untuk menikahi Dyah Pitaloka.

Baca Juga: Mahasiswi Cantik Unhas yang Tewas Gantung Diri Ternyata Anak Pamen Polri

Gajah Mada yang menyampaikan kepada rombongan kerajaan Sunda bahwa tidak akan ada perkawinan antara Hayam Wuruk dan Dyah Pitaloka. Karena merasa dipermalukan maka rombongan Kerajaan Sunda menyerang Majapahit demi kehormatan. Pasca gagal menikahi Dyah Pitaloka, Hayam Wuruk menikah dengan Sri Sudewi, putri Wijayarajasa Bhre Wengker.

Dari pernikahan Hayam Wuruk ddan Sri Sudewi, lahirlah Kusumawardhani. Tahun 1389, Hayam Wuruk meninggal dengan dua anak: Kusumawardhani (yang bersuami Wikramawardhana), serta Wirabhumi yang merupakan anak dari selirnya. Namun yang menjadi pengganti Hayam Wuruk adalah menantunya, Wikramawardhana.
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Polisi Usut Penyandang...
Polisi Usut Penyandang Dana hingga Penyewa Gedung Hayam Wuruk yang Jadi Markas Judi Online
Sindikat Judi Online...
Sindikat Judi Online di Hayam Wuruk Sudah Beroperasi 2 Bulan, Sewa Kantor untuk Setahun
Rekomendasi
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Austria Taklukkan Yordania...
Austria Taklukkan Yordania 3-1, Debut Manis di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved