UNM Dorong Literasi Digital Guru di Tengah Pandemi Covid-19
Minggu, 31 Mei 2020 - 13:51 WIB
loading...
UNM melalui LP2M menggelar berbagai kegiatan untuk mendorong peningkatan literasi digital guru di tengah pandemi covid-19. Foto/Ilustrasi/Pintaria.com
A
A
A
PANGKEP - Universitas Negeri Makassar (UNM) terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan guru melalui berbagai kegiatan. Toh, literasi digital penting di tengah pandemi virus corona baru alias covid-19, dimana aktivitas belajar mengajar dilakukan secara virtual dari rumah.
Teranyar, UNM melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) menggelar kegiatan yang dikemas dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat terpadu secara virtual yang menyasar guru di Kabupaten Pangkep pada Sabtu-Minggu (30-31/5/2020).
Dosen pengabdi dari UNM, Yasdin Yasir, mengatakan literasi digital bagi guru sangat penting dalam memberikan pendampingan untuk menunjang pembelajaran secara virtual. Tenaga pendidik saat ini memang dituntut melek teknologi.
Baca Juga: Minat Baca Rendah, Mahasiswa UNM Ajak Siswa di Takalar Cinta Literasi
"Di era pandemi, aktivitas manusia di berbagai sektor kehidupan banyak mengalami perubahan. Di pendidikan, pembelajaran bergeser ke ruang virtual. Mungkin banyak guru kita yang kaget menghadapi situasi ini. Makanya, kita berusaha tenangkan dengan sharing informasi literasi digital." kata Yasdin, Minggu (31/5/2020).
Teranyar, UNM melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) menggelar kegiatan yang dikemas dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat terpadu secara virtual yang menyasar guru di Kabupaten Pangkep pada Sabtu-Minggu (30-31/5/2020).
Dosen pengabdi dari UNM, Yasdin Yasir, mengatakan literasi digital bagi guru sangat penting dalam memberikan pendampingan untuk menunjang pembelajaran secara virtual. Tenaga pendidik saat ini memang dituntut melek teknologi.
Baca Juga: Minat Baca Rendah, Mahasiswa UNM Ajak Siswa di Takalar Cinta Literasi
"Di era pandemi, aktivitas manusia di berbagai sektor kehidupan banyak mengalami perubahan. Di pendidikan, pembelajaran bergeser ke ruang virtual. Mungkin banyak guru kita yang kaget menghadapi situasi ini. Makanya, kita berusaha tenangkan dengan sharing informasi literasi digital." kata Yasdin, Minggu (31/5/2020).
Lihat Juga :