BPJS Kesehatan Surabaya Optimalkan Layanan Online Guna Kurangi Kunjungan Tatap Muka
Sabtu, 11 September 2021 - 12:05 WIB
loading...
A
A
A
Dari peserta UHC Surabaya tersebut sebanyak 1.114.303 peserta adalah segmen peserta yang dibiayai Pemkot Surabaya (PBI APBD), disusul segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) yakni dari kalangan ASN, TNI Polri, pekerja swasta, BUMN dan BUMD tercatat 861.499 peserta. Kemudian Segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) sebanyak 444.877 peserta, PBI APBN sebanyak 360.832 peserta dan Bukan Pekerja (BP) sebanyak 75.136 peserta.
Baca juga: Petani di Tuban Terlibat Duel Maut, Pemicunya Diduga Tersinggung Omongan Korban
Wiedho mengatakan hingga akhir 2021, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Surabaya bersinergi dengan Pemkot Surabaya menargetkan jumlah peserta UHC menargetkan 98 perse.Saat ini anggaran kesehatan banyak tersedot untuk penanggulangan pandemi, sehingga target bisa mengalami revisi. "Namun kami optimistis target 98 persen bisa tercapai,” ujarnya.
Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya terus mengoptimalkan layanan digital. Yakni melalui kelengkapan fitur pada mobile JKN seperti pendaftaran, pembayaran, jadwal tindakan operasi, skrining, konsultasi dokter, ketersediaan tempat tidur yang menginformasikan ketersediaan kamar inap di RS, pengecekan kepesertaan pekerja, pengecekan obat ditanggung.
"Selain Mobile JKN, peserta juga bisa memanfaatkan layanan BPJS Car Center, Cahat Assistant JKN (Chika) serta konsutasi melalui Pandawa (Pelayanan administrasi melalui Whatsapp)," terangnya.
Baca juga: Petani di Tuban Terlibat Duel Maut, Pemicunya Diduga Tersinggung Omongan Korban
Wiedho mengatakan hingga akhir 2021, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Surabaya bersinergi dengan Pemkot Surabaya menargetkan jumlah peserta UHC menargetkan 98 perse.Saat ini anggaran kesehatan banyak tersedot untuk penanggulangan pandemi, sehingga target bisa mengalami revisi. "Namun kami optimistis target 98 persen bisa tercapai,” ujarnya.
Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya terus mengoptimalkan layanan digital. Yakni melalui kelengkapan fitur pada mobile JKN seperti pendaftaran, pembayaran, jadwal tindakan operasi, skrining, konsultasi dokter, ketersediaan tempat tidur yang menginformasikan ketersediaan kamar inap di RS, pengecekan kepesertaan pekerja, pengecekan obat ditanggung.
"Selain Mobile JKN, peserta juga bisa memanfaatkan layanan BPJS Car Center, Cahat Assistant JKN (Chika) serta konsutasi melalui Pandawa (Pelayanan administrasi melalui Whatsapp)," terangnya.
(msd)
Lihat Juga :