Cuaca Buruk, Nelayan Pantura Indramayu Takut Melaut

Jum'at, 10 September 2021 - 11:05 WIB
loading...
Cuaca Buruk, Nelayan...
Cuaca buruk yang melanda perairan laut jawa memaksa ratusan nelayan Kabupaten Indramayu, berhenti melaut. iNews TV/Toiskandar
A A A
INDRAMAYU - Cuaca buruk yang melanda perairan laut jawa memaksa ratusan nelayan di Pelabuhan Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (10/9/2021) pagi berhenti melaut. Sudah dua minggu terakhir ini, ratusan nelayan ini hanya menyandarkan perahu mereka di sekitar pelabuhan.

Saat ini ketinggian ombak mencapai satu setengah meter hingga dua meter disertai angin kencang, Namun ada beberapa nelayan memberanikan diri untuk berlayar, padahal sejak satu pekan terakhir ini kondisi cuaca di tengah laut sangat membahayakan bagi nelayan terutama, nelayan dengan perahu ukuran kecil.

Sementara nelayan yang menggunakan kapal besar masih tetap berlayar meski gelombang tinggi, namun hasil tangkapan pun berkurang jika dibandingkan cuaca normal. Baca: Tidak Ada Level 4, Ini Daftar Kabupaten/Kota di Jatim dengan PPKM 3,2 dan 1.

Sedangkan, akibat tidak melautnya ratusan nelayan Dadap, berdampak pada pasokan ikan di sejumlah pelelangan ikan. "Saya tidak berani ambil risiko, ombak terlalu berbahaya buat perahu kita yang ukuran kecil,' ujar Hasanudin, salah seorang Nelayan Dadap. Baca Juga: Goa Berisi Emas di Deliserdang Banyak Didatangi, Ini Fakta dan Penjelasan Ahli Geologi.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kecelakaan Maut Tewaskan...
Kecelakaan Maut Tewaskan 12 Orang di Pantura Indramayu, DPR: Pikap Angkut Penumpang Itu Ilegal!
Tangis Pecah di Indramayu,...
Tangis Pecah di Indramayu, 12 Korban Kecelakaan Maut Pantura Dimakamkan, 6 Kritis Dirawat
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
Rekomendasi
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
Prabowo: Mencuri Uang...
Prabowo: Mencuri Uang Rakyat, Saya Tidak Toleransi
Dekopin: Juli Bulan...
Dekopin: Juli Bulan Koperasi, Banyak Daerah Masih Merayakan
Berita Terkini
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved