Miris! Bus Rombongan Warga Miskin yang Hendak Vaksin Diperas Oknum Petugas Dishub
Rabu, 08 September 2021 - 16:18 WIB
loading...
Bus rombongan warga miskin yang hendak divaksinasi Covid-19 diperas oleh oknum petugas dinas perhubungan (dishub) di depan ITC Cempaka Mas. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan mengungkapkan adanya kejadian memalukan saat anggotanya mendampingi warga yang hendak divaksinasi Covid-19 di Sheraton Media Hotel, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Bus rombongan warga miskin itu diperas oleh oknum petugas dinas perhubungan (dishub).
Baca juga: Vaksin Sinovac 98% Cegah Kematian, Perlukah Suntikan Booster?
"Saya mendapat laporan dari teman-teman FAKTA yang mendampingi rombongan warga miskin untuk vaksin di Sentra Vaksin di Sheraton Media Hotel Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Pagi tadi warga berangkat dari Kampung Penas, Jakarta Timur. Tapi sial, bus rombongan warga distop oleh beberapa petugas Dishub Jakarta sekitar pukul 09.08 WIB di depan ITC Cempaka Mas," ujar Azas Tigor kepada wartawan, Rabu (8/9/2021).
Tigor menyebutkan, bus rombongan warga itu dihentikan paksa oleh oknum petugas dishub dan dimintai sejumlah uang kepada sopir. Berbagai alasan dan tekanan kepada sopir bus rombongan warga dilakukan oleh dua oknum petugas.
"Kedua petugas Dishub Jakarta itu bernama S Gunawan dan Heryanto yang memaksa meminta uang sebesar Rp500.000. Jika si sopir tidak memberikan yang Rp500.000 kepada petugas maka bus akan ditarik. Kedua petugas memaksa dan sopir memberikan uang Rp500.000 baru mereka pergi meninggalkan rombongan," bebernya.
Baca juga: Vaksin Sinovac 98% Cegah Kematian, Perlukah Suntikan Booster?
"Saya mendapat laporan dari teman-teman FAKTA yang mendampingi rombongan warga miskin untuk vaksin di Sentra Vaksin di Sheraton Media Hotel Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Pagi tadi warga berangkat dari Kampung Penas, Jakarta Timur. Tapi sial, bus rombongan warga distop oleh beberapa petugas Dishub Jakarta sekitar pukul 09.08 WIB di depan ITC Cempaka Mas," ujar Azas Tigor kepada wartawan, Rabu (8/9/2021).
Tigor menyebutkan, bus rombongan warga itu dihentikan paksa oleh oknum petugas dishub dan dimintai sejumlah uang kepada sopir. Berbagai alasan dan tekanan kepada sopir bus rombongan warga dilakukan oleh dua oknum petugas.
"Kedua petugas Dishub Jakarta itu bernama S Gunawan dan Heryanto yang memaksa meminta uang sebesar Rp500.000. Jika si sopir tidak memberikan yang Rp500.000 kepada petugas maka bus akan ditarik. Kedua petugas memaksa dan sopir memberikan uang Rp500.000 baru mereka pergi meninggalkan rombongan," bebernya.
Lihat Juga :