Makam Gus Dur dan 9 Fakta Uniknya Jadi Destinasi Peziarah
Rabu, 08 September 2021 - 16:12 WIB
loading...
A
A
A
Berikut Sembilan fakta unik makam Gus Dur:
1. Gus Dur disemayamkan satu lokasi dengan sang kakek, KH M Hasyim Asy’ari dan ayahnya yaitu KH Wahid Hasyim di komplek Pondok Pesantren Tebuireng. Gus Dur wafat pada 31 Desember 2009.
2. Komplek Makam Gus Dur (KMGD) merupakan destinasi wisata religi bertaraf nasional bahkan internasional. Kawasan wisata religi ini ditetapkan menjadi yang terbaik pada Anugerah Wisata Jawa Timur (AWJ) 2017 untuk kategori Daya Tarik Wisata Budaya. Kawasan Wisata Religi andalan Jombang ini menyisihkan dua nominasi lain yakni Kampung Wisata Tanoker Jember dan Destinasi Wisata Ngrayudan Ngawi.
3. Wisata religi ini dikunjungi setiap hari oleh 1.000-2.000 orang peziarah. Pada hari libur pengunjung bisa mencapai 10.000 orang.
4. Di makam Gus Dur ada jadwal kunjungannya, pintu masuk ditutup saat menjelang magrib. Setelah shalat isya, pintu menuju ke makam kembali dibuka, sehingga peziarah bisa menuju ke makam. Menuju ke tempat makam, peziarah juga bisa dengan leluasa duduk berdoa. Sebelum subuh pintu makam akan ditutup kembali dan baru dibuka setelah santri berangkat ke sekolah. Jadi, pertama makam dibuka mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB dan sesi kedua mulai pukul 20.00 hingga 03.00 WIB.
5. Di makam Gus Dur ada tulisan berbahasa China dan bahasa Indonesia yang berbunyi “Di sini berbaring seorang pejuang kemanusiaan (here rests a humanist).” Tulisan ini dalam empat bahasa. Yakni bahasa Indonesia, Arab, Inggris dan China.
6. Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT) mengelola dana ratusan juta yang didapatkan dari para pengunjung makam Gus Dur. Setiap bulan dana sumbangan yang dikumpulkan dari kotak amal mencapai Rp. 250-300 juta.
1. Gus Dur disemayamkan satu lokasi dengan sang kakek, KH M Hasyim Asy’ari dan ayahnya yaitu KH Wahid Hasyim di komplek Pondok Pesantren Tebuireng. Gus Dur wafat pada 31 Desember 2009.
2. Komplek Makam Gus Dur (KMGD) merupakan destinasi wisata religi bertaraf nasional bahkan internasional. Kawasan wisata religi ini ditetapkan menjadi yang terbaik pada Anugerah Wisata Jawa Timur (AWJ) 2017 untuk kategori Daya Tarik Wisata Budaya. Kawasan Wisata Religi andalan Jombang ini menyisihkan dua nominasi lain yakni Kampung Wisata Tanoker Jember dan Destinasi Wisata Ngrayudan Ngawi.
3. Wisata religi ini dikunjungi setiap hari oleh 1.000-2.000 orang peziarah. Pada hari libur pengunjung bisa mencapai 10.000 orang.
4. Di makam Gus Dur ada jadwal kunjungannya, pintu masuk ditutup saat menjelang magrib. Setelah shalat isya, pintu menuju ke makam kembali dibuka, sehingga peziarah bisa menuju ke makam. Menuju ke tempat makam, peziarah juga bisa dengan leluasa duduk berdoa. Sebelum subuh pintu makam akan ditutup kembali dan baru dibuka setelah santri berangkat ke sekolah. Jadi, pertama makam dibuka mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB dan sesi kedua mulai pukul 20.00 hingga 03.00 WIB.
5. Di makam Gus Dur ada tulisan berbahasa China dan bahasa Indonesia yang berbunyi “Di sini berbaring seorang pejuang kemanusiaan (here rests a humanist).” Tulisan ini dalam empat bahasa. Yakni bahasa Indonesia, Arab, Inggris dan China.
6. Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT) mengelola dana ratusan juta yang didapatkan dari para pengunjung makam Gus Dur. Setiap bulan dana sumbangan yang dikumpulkan dari kotak amal mencapai Rp. 250-300 juta.
Lihat Juga :