AKBP Juliani Prihartini, Kapolres Wanita Pertama di Padangsidimpuan
Selasa, 21 April 2020 - 16:20 WIB
loading...
AKBP Juliani Prihartini, Kapolres Padangsidimpuan pertama dari kalangan perempuan. Foto/SINDOnews/Zia Nasution
A
A
A
PADANGSIDIMPUAN - Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, mencatatkan sejarah baru sejak Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Juliani Prihartini, dipindah-tugaskan menjadi Kapolres di Polres Padangsidimpuan. Bagaimana tidak, beliau merupakan Kapolres pertama dari kalangan perempuan.
Perempuan di Kota Salak layak berbangga, karena yang menjadi pimpinan tertinggi di Polres Padangsidimpuan berasal dari Perempuan. Senyum AKBP Juliani Prihartini selalu terlihat ketika bertemu dengan masyarakat. Namun, dibalik senyumannya itu tersimpan ketegasan ketika memberikan arahan kepada seluruh personel di Polres Padangsidimpuan. (Baca juga : Perjuangan Kartini Medan Penyapu Jalanan saat Wabah Covid-19 yang Tetap Bekerja )
Perempuan yang pernah menjabat sebagai Kasat Lantas Polrestabes Medan itu lahir di Sei Rotan, Tembung, Deli Serdang, pada 25 Oktober 1976. Bola voli adalah hobinya. Dari kebiasaan itu dia masuk menjadi seorang polisi. Bermain voli sudah dimulainya sejak duduk di bangku SMP hingga tamat SMEA.
Diceritakannya, dia pernah mengikuti turnamen bola voli antar klub di Sumatera Utara. Kala itu, dia melihat banyak polisi wanita (polwan) yang ikut pertandingan. turnamen yang diikutinya itu ternyata menjadi motivasi sendiri untuk masuk polisi.
Bagi mantan Kepala Bagian Pembinaan dan Operasional (Kabagbinopsnal) Ditlantas Polda Sumut itu, seorang perempuan harus mempunyai tekad kuat guna meraih cita-cita. Setelah menamatkan sekolah di SMEA, Juliani akhirnya mencoba masuk seleksi penerimaan bintara di Medan. Beruntung, saat itu dia lulus dan langsung ditugaskan di Aceh.
Perempuan di Kota Salak layak berbangga, karena yang menjadi pimpinan tertinggi di Polres Padangsidimpuan berasal dari Perempuan. Senyum AKBP Juliani Prihartini selalu terlihat ketika bertemu dengan masyarakat. Namun, dibalik senyumannya itu tersimpan ketegasan ketika memberikan arahan kepada seluruh personel di Polres Padangsidimpuan. (Baca juga : Perjuangan Kartini Medan Penyapu Jalanan saat Wabah Covid-19 yang Tetap Bekerja )
Perempuan yang pernah menjabat sebagai Kasat Lantas Polrestabes Medan itu lahir di Sei Rotan, Tembung, Deli Serdang, pada 25 Oktober 1976. Bola voli adalah hobinya. Dari kebiasaan itu dia masuk menjadi seorang polisi. Bermain voli sudah dimulainya sejak duduk di bangku SMP hingga tamat SMEA.
Diceritakannya, dia pernah mengikuti turnamen bola voli antar klub di Sumatera Utara. Kala itu, dia melihat banyak polisi wanita (polwan) yang ikut pertandingan. turnamen yang diikutinya itu ternyata menjadi motivasi sendiri untuk masuk polisi.
Bagi mantan Kepala Bagian Pembinaan dan Operasional (Kabagbinopsnal) Ditlantas Polda Sumut itu, seorang perempuan harus mempunyai tekad kuat guna meraih cita-cita. Setelah menamatkan sekolah di SMEA, Juliani akhirnya mencoba masuk seleksi penerimaan bintara di Medan. Beruntung, saat itu dia lulus dan langsung ditugaskan di Aceh.
Lihat Juga :