Desa Miliarder Bakal Kehilangan Setengah Kampungnya untuk Tol Yogyakarta-Bawen

Sabtu, 04 September 2021 - 18:35 WIB
loading...
Desa Miliarder Bakal...
Pembangunan jalan tol Yogyakarta-Bawen, tidak hanya membuat warga terdampak menjadi kaya mendadak, tapi juga membuat hilangnya setengah kampung di Dusun Sangrahan. Foto/iNews TV/Heru Trijoko
A A A
SLEMAN - Sekitar 90 rumah di Dusun Sanggrahan, Kalurahan Tirtoadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, masuk daftar terdampak pembangunan jalan tol Yogyakarta-Bawen. Pembangunan jalan tol ini, membuat warga desa tersebut mendadak menjadi miliarder.

Baca juga: Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Mulai Dibangun, Bisa Dipakai 2024

Secara wilayah administrasi, Dusun Sanggrahan ini bakal kehilangan setengah wilayahnya, karena menjadi titik pertemuan tiga ruas tol yakni Yogyakarta-Bawen; Yogyakarta-Solo; dan Yogyakarta-Bandara Internasional Yogyakarta.



Di Kalurahan Tirtoadi sendiri, saat ini sekitar 98 persen warganya sudah menerima pembayaran pelepasan lahan untuk pembangunan jalan tol tersebut, dan hanya tinggal sekitar 17 orang yang belum menerima karena berbagai faktor.

Baca juga: Tangis Jenderal Bintang Dua Ini Pecah, Saksikan Ceceran Darah 4 Prajurit TNI AD di Kisor

Perangkat kalurahan Tirtonadi, Heky Prihantoro menyebutkan, lahan milik warga yang terdampak pembangunan jalan tol tersebut, mencapai 265 bidang. "Kalau fasilitas umum ada sekitar 300 bidang," tuturnya.

Pembebasan lahan paling banyak, menurutnya ada di Padukuhan Sanggrahan. Ada sekitar 90 rumah warga dan 80 bidang tanah yang terdampak pembangunan jalan tol. "Padukuhan Sanggrahan secara wilyah administrasi akan kehilangan setengah wilayahnya," tuturnya.

Setelah menerima pembayaran pembebasan lahan, warga langsung membongkar rumah dan membangun rumah baru di lokasi lain. Mereka rata-rata mendapat uang pembebasan lahan mencapai miliaran rupiah, tergantung luas dan letaknya.

Baca juga: Sadis, Cari Pesugihan dan Menganut Ilmu Hitam Mata Bocah 6 Tahun Dicongkel Orang Tuanya

Salah satu warga Padukuhan Pasanggrahan, Gunadi menyebutkan, banyak rumah warga yang sudah dibongkar dan pindah ke kampung lain, karena pembayaran pembebasan lahannya sudah selesai. "Kondisi kampung mulai sepi," tuturnya.

Di Kalurahan Tirtoadi, ada lima padukuhan yang terdampak pembangunan tol Yogyakarta-Bawen, dengan jumlah bidang yang dibebaskan mencapai 300-an termasuk fasum, dan 265 rumah. Warga yang menjadi miliarder baru, langsung menggunakan uangnya untuk membeli tanah serta barang lainnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sidang Lahan PTPN II,...
Sidang Lahan PTPN II, Ahli Ungkap Kewajiban Ganti Rugi Negara
Adies Kadir Kawal Penyelesaian...
Adies Kadir Kawal Penyelesaian Lahan EV di Surabaya
DPRD Jakarta Pecut Kinerja...
DPRD Jakarta Pecut Kinerja Dinas SDA Bebaskan Lahan untuk Normalisasi Ciliwung
Pemprov Jakarta Bakal...
Pemprov Jakarta Bakal Bebaskan 634 Bidang Tanah untuk Normalisasi Ciliwung
Pengosongan Lahan UIII...
Pengosongan Lahan UIII Tahap IV di Depok Berjalan Lancar
1.060 Korban Tumpahan...
1.060 Korban Tumpahan Cairan Kimia di Bandung Barat Antre Dapat Uang Ganti Rugi
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
Prabowo Tak Paksa Anak...
Prabowo Tak Paksa Anak Orang Kaya yang Tidak Butuh MBG
Saat Perang Iran dan...
Saat Perang Iran dan Krisis Global, 89 Miliarder Baru Muncul Setiap Hari
Rekomendasi
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
400 Ribu Anak Muda Idap...
400 Ribu Anak Muda Idap Diabetes, BPJS Kesehatan Gelar Fun Run untuk Kampanye Hidup Sehat
Berita Terkini
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved