Warga Tolak Paket BPNT karena Nilainya Diduga Kurang dari Rp200.000
Sabtu, 30 Mei 2020 - 19:44 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, ada indikasi mekanisme penyaluran BPNT menyalahi prosedur. Pasalnya, seharusnya keluarga penerima manfaat membeli komoditas bahan pangan yang telah ditentukan untuk program Sembako di Elektronik Warung Gotong Royong (e-Warong).
Di lapangan, warung yang sudah ditunjuk tidak berfungsi menjual komoditas bahan pangan karena sudah ada agen yang langsung membawakan paket sembako langsung ke keluarga penerima manfaat.
Baca Juga: Bupati Lutra Apresiasi Warga yang Laporkan Diri Tak Layak Terima BLT-DD
"Saya sudah memanggil koordinator daerah (korda) program BPNT di wilayah Tana Toraja. Dia (korda) berjanji akan melakukan pengawasan lebih ketat lagi dalam penyaluran paket sembako program BPNT," kata Welem.
Koordinator Daerah (Korda) Program BPNT Wilayah Tana Toraja, Fatmawati Pasila, saat dikonfirmasi berjanji akan mengganti paket sembako yang nilainya tidak sesuai maupun kualitas beras yang lebih baik sesuai yang telah ditetapkan pemerintah pusat melalui Kementrian Sosial.
Di lapangan, warung yang sudah ditunjuk tidak berfungsi menjual komoditas bahan pangan karena sudah ada agen yang langsung membawakan paket sembako langsung ke keluarga penerima manfaat.
Baca Juga: Bupati Lutra Apresiasi Warga yang Laporkan Diri Tak Layak Terima BLT-DD
"Saya sudah memanggil koordinator daerah (korda) program BPNT di wilayah Tana Toraja. Dia (korda) berjanji akan melakukan pengawasan lebih ketat lagi dalam penyaluran paket sembako program BPNT," kata Welem.
Koordinator Daerah (Korda) Program BPNT Wilayah Tana Toraja, Fatmawati Pasila, saat dikonfirmasi berjanji akan mengganti paket sembako yang nilainya tidak sesuai maupun kualitas beras yang lebih baik sesuai yang telah ditetapkan pemerintah pusat melalui Kementrian Sosial.
(tri)
Lihat Juga :