Polisi Ringkus 4 Penganiaya Pemuda Hingga Tewas di Gowa

Kamis, 02 September 2021 - 17:50 WIB
loading...
Polisi Ringkus 4 Penganiaya...
Warga menunjuk lokasi penemuan KA (25), pemuda yang ditemukan tewas di kawasan Inhutani Desa Belapuranga. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Tim Resmob Polda Sulsel mengungkap kasus penganiayaan dengan senjata tajam (sajam) yang menewaskan seorang pemuda berinisial KA (25) di kawasan Inhutani Desa Belapunranga, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.

Kabid Humas Polda Sulsel , Kombes Pol E Zulpan mengatakan, empat orang laki-laki terduga pelaku diamankan dalam kasus itu, masing-masing berinisial NY (50), BS (40), NR (40) dan SG (50). Mereka dibekuk secara terpisah di Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Rabu 1 September malam.

Baca juga:Seorang Pemuda Tewas Usai Ditemukan Penuh Luka di Kawasan Inhutani

"Korban dikeroyok menggunakan parang, kepalan tangan, sampai dicekoki racun rumput. Sehingga mengalami luka di bagian wajah, kaki, punggung, hingga meninggal dunia dan mayatnya ditemukan di kawasan Inhutani, Kabupaten Gowa," jelasnya kepada SINDOnews, Kamis (2/9).

Zulpan menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awalnya, korban yang mengendarai sepeda motor masuk di dalam kawasan Inhutani bertemu dengan NR. "Pelaku ini menyebut korban membawa parang di dalam tasnya, diambillah sama yang pelaku itu," imbuhnya.

NR kata Zulpan, menanyakan kedatangan korban di lokasi. Namun KA dianggap tidak memberi jawaban yang masuk akal. "Katanya sedang bingung dan dipengaruhi oleh jin. Seketika itu, lelaki NR ini menebas kaki kanan. Di situ korban melakukan perlawanan," ucapnya.

Dia melanjutkan, NR yang dapat perlawanan, kabur ke pemukiman warga dan bertemu dengan NY dan SG. "Di situ yang pelaku pertama ini bilang ada pencuri di kawasan hutan Inhutani. Berangkatlah mereka masuk hutan itu. Di jalan mereka ini ketemu pelaku keempat, lelaki BS," paparnya.

Baca juga:Gegara Tak Kebagian Lauk, Ayah Ini Tega Aniaya Anaknya hingga Gigi Rontok

Keempat terduga pelaku lalu masuk kembali ke lokasi di mana korban berada. Sesampainya di sana, mereka membongkar isi tas korban. "Ditemukanlah tali tambang warna hijau, hal itu yang kemudian mereka menuduh korban adalah pelaku pencurian ternak sapi yang terjadi sehari sebelumnya," tuturnya.

Zulpan menambahkan, tuduhan itu berlanjut ke aksi pengeroyokan, BS langsung menebas kepala korban dengan parang sampai terjatuh dari motor. NY lalu memegang kaki korban. "Dilanjutkan dengan SG yang meminumkan korban dengan racun rumput," katanya.

Zulpan melanjutkan, setelah KA dicekoki racun rumput, SG kembali melayangkan beberapa pukulan dengan sebatang kayu pohon di wajah dan kaki. "Terakhir lelaki BS ini menebas punggung korban, lalu mereka kabur," jelasnya.

Baca juga:Melawan saat Dirampok Teman yang Baru Dikenalnya, Pemuda Sragen Luka Tikam

Saat ini ke empat terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan di Posko Resmob Polda Sulsel , sebelum diserahkan ke Polres Gowa.

Zulpan menerangkan pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti, seperti motor, tas, pakaian dan barang pribadi milik korban. "Sama ada beberapa botol bekas racun rumput, pakaian pelaku, parang dan dan tiga buah handphone milik pelaku. Untuk persangkaan pasal yakni Pasal 351 Jo Pasal 170 ayat 3 KUHPidana, ancaman hukuman di atas 5 tahun," ungkap perwira Polri tiga melati ini.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Tragis, Pria Tewas Dibacok...
Tragis, Pria Tewas Dibacok OTK di Cengkareng
Satgas Tetapkan 1 Jaringan...
Satgas Tetapkan 1 Jaringan KKB Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
Polres Maluku Kirim...
Polres Maluku Kirim SPDP Penusukan Nus Kei ke Jaksa, Pelaku Dijerat Hukuman Mati
Terungkap, Pria Tega...
Terungkap, Pria Tega Bunuh Ibu Tiri di Tangerang Positif Narkoba
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Rekomendasi
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
Cedera Patah Kaki di...
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Terancam Absen Setahun
Berita Terkini
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Ditpolairud Polda Metro...
Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Kursi Roda bagi Warga Pesisir Cilincing
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved