Bupati Banyuasin: Masyarakat Banyuasin Harus Cintai Pangan Lokal
Rabu, 01 September 2021 - 21:06 WIB
loading...
Pembukaan festival pangan lokal, festival rempah dan lomba masak serba ikan di Kabupaten Banyuasin 2021 dibuka langsung oleh Bupati Banyuasin Askolani.
A
A
A
PANGKALAN BALAI - Pembukaan festival pangan lokal, festival rempah dan lomba masak serba ikan di Kabupaten Banyuasin 2021 dibuka langsung oleh Bupati Banyuasin Askolani, diselenggarakan selama dua hari, 1-2 September di Graha Sedulang Setudung, Rabu (01/09/2021).
Selain mengangkat kekayaan lokal yang ada di Kabupaten Banyuasin, upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Banyuasin yakni menyeimbangkan konsumsi pangan sumber karbohidrat selain beras serta mendukung program Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA).
Menginventaris sumber kekayaan rempah lokal dan membudayakan masyarakat Banyuasin untuk mengembangkan tanaman pangan rempah di rumah masing-masing seperti tanaman obat dan umbi-umbian.
Askolani mengatakan agar masyarakat Banyuasin harus kembali ke pola lama dalam konsumsi pangan lokal, kembali memanfaatkan sumber karbohidrat seperti jagung, ubi kayu dan lain-lainnya selain beras.
"Mari kita mencintai masakan rumah dari kekayaan sumber alam kita sendiri. Mengurangi banyak konsumsi pangan luar dan makan apa yang memang menjadi kekayaan kita sendiri," ucapnya.
"Inilah guna diadakannya festival Gerakan Tanam Sayur (GERTAS) dan Gerakan Tanam Obat, Rempah dan Umbian (TOBARU) harus kita paksakan untuk kebaikan kita bersama," ujarnya lebih lanjut.
Selain mengangkat kekayaan lokal yang ada di Kabupaten Banyuasin, upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Banyuasin yakni menyeimbangkan konsumsi pangan sumber karbohidrat selain beras serta mendukung program Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA).
Menginventaris sumber kekayaan rempah lokal dan membudayakan masyarakat Banyuasin untuk mengembangkan tanaman pangan rempah di rumah masing-masing seperti tanaman obat dan umbi-umbian.

Askolani mengatakan agar masyarakat Banyuasin harus kembali ke pola lama dalam konsumsi pangan lokal, kembali memanfaatkan sumber karbohidrat seperti jagung, ubi kayu dan lain-lainnya selain beras.
"Mari kita mencintai masakan rumah dari kekayaan sumber alam kita sendiri. Mengurangi banyak konsumsi pangan luar dan makan apa yang memang menjadi kekayaan kita sendiri," ucapnya.
"Inilah guna diadakannya festival Gerakan Tanam Sayur (GERTAS) dan Gerakan Tanam Obat, Rempah dan Umbian (TOBARU) harus kita paksakan untuk kebaikan kita bersama," ujarnya lebih lanjut.
Lihat Juga :