Kejar Status PPKM Level 1, Hendi Giatkan 3T di Kota Semarang

Rabu, 01 September 2021 - 18:56 WIB
loading...
Kejar Status PPKM Level...
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menargetkan wilayah yang dipimpinnya dapat segera berstatus PPKM Level 1./foto Ist
A A A
KOTA SEMARANG - Usai menjadi ibu kota provinsi pertama di Jawa-Bali yang berstatus PPKM Level 2, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi pun menargetkan wilayah yang dipimpinnya dapat segera berstatus PPKM Level 1.

Untuk itu, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi ini pun menegaskan akan meningkatkan 3T, terkhusus 'tracing' dan 'testing' di Ibu Kota Jawa Tengah.

“Kami fokus pada upaya meningkatkan tracing kontak erat di atas 14 per kasus, di mana saat ini masih pada capaian tiga kontak per kasus. Selain itu upaya menurunkan positivity rate dan angka kematian akan terus digenjot dengan melibatkan berbagai pihak. Mulai tenaga kesehatan, TNI, Polri serta kawan-kawan di tingkat kelurahan dan kecamatan,” katanya.

Adapun untuk tracing pasien positif ditekankan Hendi juga akan diperinci hingga seluruh kontak erat baik di lingkungan rumah, aktifitas (warung, kantor, sekolah serta tetangga kanan kiri). Sementara upaya penurunan positivity rate dan angka kematian akan dilakukan dengan testing entry serta exit test pada seluruh kontak erat.

Tak hanya itu, tenaga kesehatan di Kota Semarang ditegaskannya akan lebih mendorong pasien isoman untuk masuk isolasi terpusat. Selain itu peningkatkan kecepatan respons kegawatan pada isoman akan dilakukan dengan pemantauan harian. "Rata-rata kasus harian bulan Juli tercatat sejumlah 49 kasus/hari, di mana dari kasus tersebut sejumlah 63 persen dilakukan tracing dalam waktu 1x24 jam,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hendi mengungkapkan untuk saat ini Dinas Kesehatan Kota Semarang tengah berfokus melakukan tracing pada lima kecamatan dengan angka kasus terbanyak seperti Tembalang, Banyumanik, Pedurungan, Semarang Barat, dan Ngaliyan.

Di sisi lain, tantangan terbesar dalam meningkatkan tracing dan testing terletak pada masih adanya stigma negatif di masyarakat pada penderita Covid-19. Hal itu menurutnya membuat kurang terbukanya pasien terkonfirmasi Covid-19 dalam proses tracing dan testing.

Karena itu dirinya meminta masyarakat untuk lebih terbuka, jujur kepada tenaga kesehatan untuk memudahkan siapa saja yang kontak erat dan perlu untuk ditest.

Secara umum Hendi berharap masyarakat bisa semakin mendukung Pemerintah Kota Semarang untuk meneruskan tren baik penanganan Covid-19 di wilayah Ibu Kota Jawa Tengah.

“Kata kuncinya adalah pandemi ini belum selesai, karenanya ke depan kita masih harus melakukan hal-hal perbaikan untuk mengatasi persoalan Covid-19, baik pada sisi kesehatan maupun pada bidang sosial ekonomi,” ucap Hendi. CM
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Percepat Penanganan...
Percepat Penanganan Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Koordinasi dengan 17 Bupati
PPKM Dicabut, Satgas...
PPKM Dicabut, Satgas Covid-19 Kepri Minta Pengurus RT Tetap Ajak Warga Vaksin
Menggali Nilai-Nilai...
Menggali Nilai-Nilai Pancasila dalam Keberagaman dan Pelestarian Kota Lama Semarang
Keseriusan Pemkab Pangandaran...
Keseriusan Pemkab Pangandaran Terapkan Protokol Kesehatan di Objek Wisata
Menggelikan! Kelamaan...
Menggelikan! Kelamaan Belajar Daring, Ada Siswa SMA Tak Saling Kenal Lagi saat PTM di Manado
Hendi Tekankan Pentingnya...
Hendi Tekankan Pentingnya Peran Pemerintah dalam Transformasi Digital
Berkat Konsep Bergerak...
Berkat Konsep Bergerak Bersama, Kota Semarang dalam Sepekan Raih 6 Penghargaan dan 1 Nominasi TPID Terbaik Nasional
Wapres Tegaskan Ibadah...
Wapres Tegaskan Ibadah Ramadan Tahun Ini Tidak Ada Pembatasan
Begini Suasana Pusat...
Begini Suasana Pusat Perbelanjaan di Makassar Pasca Pencabutan PPKM
Rekomendasi
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
Jerman Bantai Curacao...
Jerman Bantai Curacao 7-1, Der Panzer Meledak di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved