Pemkab Enrekang Beli Kendaraan Dinas Baru untuk Bupati Seharga Rp1,6 Miliar
Selasa, 31 Agustus 2021 - 19:39 WIB
loading...
Kabag Umum Setda Enrekang, Umaruddin. Foto: SINDOnews/Aris Bafauzi
A
A
A
ENREKANG - Bupati Enrekang , Muslimin Bando mendapat kendaraan dinas (randis) baru merek Marcedez Benz-V260 1999 Cc seharga Rp1,6 miliar. Randis baru ini diadakan karena yang lama, merekToyota Prado, kerap mogok.
"Randis sebelumnya, mobil Prado sudah berusia 8 tahun. Sudah kerap mogok tiba-tiba di perjalanan. Itu biasa yang menghambat perjalanan. Belum lagi jika ke kecamatan yang ada di pedalaman, saat tanjakan kerap mati mesin," ujar Kabag Umum Setda Enrekang, Umaruddin, Selasa (31/8).
Baca juga:Warga Enrekang Diminta Tunda Resepsi Pernikahan
Pengadaan randis baru ini menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Enrekang Tahun 2021. Menurut Umaruddin, pengadaan randis baru ini sebenarnya sudah direncanakan tahun lalu, namun karena pendemi, rencana tersebut ditunda.
"Dari tahun lalu sebenarnya (2020). Cuma karena Covid, jadi dipahami anggaran hingga ditunda. Sekarang karena memang Bupati sudah benar membutuhkan. Dikhawatirkan keselamatannya jika randis yang dipakainya rusak dan sulit ditemukan sparepart-nya," ucap Umaruddin.
Baca juga:Dinas Peternakan dan Perikanan Enrekang Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan
Sebenarnya kata Umaruddin, banyak randis pejabat di Pemkab Enrekang yang rusak. Tapi karena anggaran yang terbatas, pengadaan randis baru hanya dilakukan untuk bupati saja. "Banyak randis pejabat yang rusak, tapi saat ini baru Bupati, karena kendala anggaran," kata dia.
"Randis sebelumnya, mobil Prado sudah berusia 8 tahun. Sudah kerap mogok tiba-tiba di perjalanan. Itu biasa yang menghambat perjalanan. Belum lagi jika ke kecamatan yang ada di pedalaman, saat tanjakan kerap mati mesin," ujar Kabag Umum Setda Enrekang, Umaruddin, Selasa (31/8).
Baca juga:Warga Enrekang Diminta Tunda Resepsi Pernikahan
Pengadaan randis baru ini menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Enrekang Tahun 2021. Menurut Umaruddin, pengadaan randis baru ini sebenarnya sudah direncanakan tahun lalu, namun karena pendemi, rencana tersebut ditunda.
"Dari tahun lalu sebenarnya (2020). Cuma karena Covid, jadi dipahami anggaran hingga ditunda. Sekarang karena memang Bupati sudah benar membutuhkan. Dikhawatirkan keselamatannya jika randis yang dipakainya rusak dan sulit ditemukan sparepart-nya," ucap Umaruddin.
Baca juga:Dinas Peternakan dan Perikanan Enrekang Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan
Sebenarnya kata Umaruddin, banyak randis pejabat di Pemkab Enrekang yang rusak. Tapi karena anggaran yang terbatas, pengadaan randis baru hanya dilakukan untuk bupati saja. "Banyak randis pejabat yang rusak, tapi saat ini baru Bupati, karena kendala anggaran," kata dia.
Lihat Juga :