Anjing Pelacak Bantu Bea Cukai Bali Nusra Bongkar Penyelundupan Narkoba
Sabtu, 30 Mei 2020 - 13:02 WIB
loading...
A
A
A
Terdapat dua jenis anjing pelacak narkotika (K-9) yang dimiliki oleh Kanwil Bea Cukai Bali Nusra. Jenis pertama adalah anjing pelacak aktif, dimana anjing akan memberikan respons aktif, seperti mencakar atau menggigit barang yang dicurigainya mengandung narkotika. Sedangkan jenis kedua adalah anjing pasif, dimana ia akan langsung duduk diam, apabila menduga ada narkotika pada barang yang diendusnya.
“Saat ini kami memiliki tujuh ekor anjing pelacak narkotika (K-9) yang terdiri dari tiga ekor anjing pelacak aktif dan empat ekor anjing pelacak pasif, yang dipegang oleh enam orang pegawai Bea Cukai bersertifikat dog handler,” tambah Hendra.
Hendra menjelaskan bahwa unit K-9 merupakan salah satu unit yang mendukung dan membantu Bea Cukai dalam melaksanakan tugas fungsi di bidang pengawasan lalu lintas masuk orang/penumpang dan barang dari luar negeri ke wilayah Indonesia.
“Dengan indera penciuman yang tajam dan memungkinkan untuk di mobilisasi ke berbagai situasi dan kondisi, unit K-9 menjadi salah satu alat pendeteksi yang paling efektif dalam upaya pemberantasan penyelundupan narkotika,” tutup Hendra.
“Saat ini kami memiliki tujuh ekor anjing pelacak narkotika (K-9) yang terdiri dari tiga ekor anjing pelacak aktif dan empat ekor anjing pelacak pasif, yang dipegang oleh enam orang pegawai Bea Cukai bersertifikat dog handler,” tambah Hendra.
Hendra menjelaskan bahwa unit K-9 merupakan salah satu unit yang mendukung dan membantu Bea Cukai dalam melaksanakan tugas fungsi di bidang pengawasan lalu lintas masuk orang/penumpang dan barang dari luar negeri ke wilayah Indonesia.
“Dengan indera penciuman yang tajam dan memungkinkan untuk di mobilisasi ke berbagai situasi dan kondisi, unit K-9 menjadi salah satu alat pendeteksi yang paling efektif dalam upaya pemberantasan penyelundupan narkotika,” tutup Hendra.
(alf)