Kronologi Diskusi CLS FH UGM, Ancaman, hingga Pembatalannya

Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:21 WIB
loading...
Kronologi Diskusi CLS...
Diskusi yang semestinya digelar mahasiswa CLS FH UGM pada Jumat (29/5/2020) kemarin telah dibatalkan. FOTO/IST
A A A
YOGYAKARTA - Diskusi yang semestinya digelar mahasiswa Constitutional Law Society (CLS) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Jumat (29/5/2020) kemarin telah dibatalkan. Adanya intimidasi, teror, dan ancaman menjadi penyebab di balik pembatalan diskusi bertema Meluruskan Persoalan Pemberhentian Presiden Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan.

Dekan FH UGM , Prof Sigit Riyanto dalam pers rilisnya menjelaskan bahwa diskusi itu murni inisiatif mahasiswa dengan minat dan konsentrasi keilmuwan di bidang Hukum Tata Negara. Poster diskusi berjudul "Persoalan Pemecatan Presiden di tengah Pandemi Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan" yang dibuat mahasiswa kemudian viral di media sosial. Poster ini viral juga dipicu adanya tulisan seseorang bernama Ir KPH Bagas Pujilaksono Widyakanigara, M.Sc, LicEng, Ph.D di media online berjudul "Gerakan Makar di UGM Saat Jokowi Sibuk Atasi Covid19". Dalam kalimat dituliskan, "Inikah demokrasi, pada saat bangsanya sibuk bergotong-royong mengatasi pandemic Covid-19, kelompok sampah ini justru malah mewacanakan pemecatan Presiden. Ini jelas makar dan harus ditindak jelas."

"Pada tanggal 28 Mei 2020, mahasiswa mengubah judul di dalam poster menjadi "Meluruskan Persoalan Pemberhentian Presiden Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan" dan diunggah di akun Instagram Constitutional Law Society (CLS). Unggahan juga disertai permohonan maaf dan klarifikasi maksud dan tujuan kegiatan. Saat ini pendaftar diskusi telah mencapai 250 orang," kata Sigit.(Baca juga: Ada Ancaman Pembunuhan di Balik Pembatalan Diskusi CLS FH UGM )

Pada Kamis (28/5/2020) malam, kata Sigit, teror dan ancaman mulai berdatangan kepada nama-nama yang tercantum di dalam poster kegiatan. Mulai dari pembicara, moderator, narahubung, dan Ketua Komunitas CLS FH UGM. Teror berupa pengiriman pemesanan ojek online ke kediaman, teks ancaman pembunuhan, telepon, hingga adanya beberapa orang yang mendatangi kediaman mereka.

"Teror dan ancaman ini berlanjut hingga tanggal 29 Mei 2020, dan bukan lagi hanya menyasar nama-nama tersebut, tetapi juga anggota keluarga yang bersangkutan," tutur Sigit.

Dalam teror melalui teks yang dikirim kepada orang tua dua mahasiswa kegiatan, pengancam meminta mereka mendidik anak-anaknya. Sang anak diminta datang ke Polres Sleman atau akan ada yang menjemput. Bahkan dalam ancaman itu disebutkan akan dibunuh.(Baca juga: Tuai Polemik, CLS FH UGM Ganti Tema Diskusi 'Pemecatan Presiden' )

"Demi alasan keamanan, pada siang hari tanggal 29 Mei 2020 siang, mahasiswa penyelenggara kegiatan memutuskan untuk membatalkan kegiatan diskusi tersebut," kata Sigit.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UGM Bersama IHC Kolaborasi...
UGM Bersama IHC Kolaborasi Gelar Pelatihan Sertifikasi Hipnoterapi Klinis
2 Buronan KKB Penebar...
2 Buronan KKB Penebar Aksi Teror di Yahukimo Ditangkap
Menanti Sanksi untuk...
Menanti Sanksi untuk Aiptu Ikhwan Polisi Penuding Penjual Es Pakai Spons
Dugaan Teror terhadap...
Dugaan Teror terhadap DJ Donny, Polisi Dalami Alat Bukti dan Periksa 5 Saksi
Kompolnas Sarankan Polisi...
Kompolnas Sarankan Polisi Pakai Cell Dump untuk Ungkap Teror ke DJ Donny
Natalius Pigai Ingatkan...
Natalius Pigai Ingatkan Influencer Tak Framming Pemerintah sebagai Pelaku Teror
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
Daftar Ulang UGM Jalur...
Daftar Ulang UGM Jalur SNBT 2026 Dibuka, Ini Dokumen yang Wajib Disiapkan
Rekomendasi
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved