Okupansi Mal di Surabaya Ternyata Masih Rendah, Ini Penyebabnya

Jum'at, 27 Agustus 2021 - 21:24 WIB
loading...
Okupansi Mal di Surabaya...
Kinerja mal di Surabaya meski ada pelonggaran masih rendah. Okupansinya baru sekitar 30%. Hal itu diantaranya karena larangan anak di bawah 12 tahun masuk ke mal. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
SURABAYA - Meski ada pelonggaran, kinerja mal di Surabaya masih rendah dan terseok-seok. Pasalnya, okupansinya baru sekitar 30%. Rendahnya okupansi tersebut salah satunya akibat larangan anak di bawah 12 tahun masuk ke mal.

Pemerintah memutuskan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang mulai 24 Agustus hingga 30 Agustus 2021. Namun, dalam perpanjangan PPKM tersebut dilakukan sejumlah pelonggaran.

Adapun pelonggaran tersebut diantaranya, pusat perbelanjaan atau mal diperbolehkan buka sampai dengan pukul 20.00 WIB. Kapasitas maksimal 50% kapasitas dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Restoran juga diperbolehkan makan di tempat dengan maksimal 25%, kapasitas 2 orang per meja. Jam operasional hingga 20.00 WIB.

“Mal menjadi alternatif hiburan keluarga. Jika anak di bawah 12 tahun dilarang ke mal, otomatis kunjungan suatu keluarga ke mal juga tidak terjadi. Akibatnya, okupansi mal rendah," kata Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur (Jatim) Sutandi Purnomosidi, Jumat (27/8/2021).

Baca juga: Mal di Depok Kembali Dibuka, Langsung Diserbu Pengunjung

Menurutnya, meski pemerintah memperbolehkan kapasitas pengunjung mal hingga 50%, namun okupansi pengunjung pasca PPKM Darurat tidak pernah di atas 30%. Dia berharap, pemerintah segera memperbolehkan anak di bawah 12 tahun masuk ke mal.

“Ini demi menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di mal. Kami harap anak 12 tahun ke bawah bisa masuk mal,” pintanya.

Baca juga: Perkosa dan Bunuh Sopir Taksi Online Wanita di Aceh, Nurdin Diringkus di Jambi

Dia menambahkan, pemulihan ekonomi di mal saat ini akan berat jika dibanding pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di pertengahan tahun 2020 lalu. Salah satu penyebabnya, karena persyaratan vaksinasi dan larangan anak di bawah 12 tahun.

“Kami setuju kalau syarat vaksinasi ini demi kebaikan bersama. Tapi, untuk larangan anak di bawah 12 tahun, kami berharap pemerintah bisa melonggarkannya," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iduladha, The Park Pejaten...
Iduladha, The Park Pejaten Bagikan Hewan Kurban bagi Masyarakat Sekitar
Mal Ciputra Cibubur...
Mal Ciputra Cibubur Kebakaran, Api Diduga dari Percikan Las
Mal Ciputra Cibubur...
Mal Ciputra Cibubur Kebakaran, Disdamkarmat Kota Bekasi Terjunkan 2 Unit Pemadam
Pameran Seni Imlek Hadir...
Pameran Seni Imlek Hadir di K Mall Jakarta
Bentuk Raperda Penyelenggaraan...
Bentuk Raperda Penyelenggaraan Pasar, DPRD Kota Bogor Libatkan Masyarakat
Pramono Tegaskan Kenaikan...
Pramono Tegaskan Kenaikan Kasus ISPA hingga Influenza di Jakarta Bukan Pandemi
3 Investor Baru IKN...
3 Investor Baru IKN Siap Tanam Investasi, Bangun Mal hingga Fasilitas Olahraga
Pappajack Soft Opening,...
Pappajack Soft Opening, Momentum DADA Perkuat Portofolio Properti Komersial
Razia Pak Ogah di Pusat...
Razia 'Pak Ogah' di Pusat Perbelanjaan Tanah Abang
Rekomendasi
Resmi Menikah, Jennifer...
Resmi Menikah, Jennifer Coppen Disambut Hangat Keluarga Justin Hubner
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Berita Terkini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved