Antisipasi Pembelajaran Tatap Muka, Forum Orang Tua Siswa Minta Vaksinasi Pelajar Dipercepat
Rabu, 25 Agustus 2021 - 16:19 WIB
loading...
Vaksinasi untuk pelajar dan umum di SMP Darul Hikam, Jalan Ir Juanda, Kota Bandung, Rabu (25/8/2021). Foto arif budianto
A
A
A
BANDUNG - Forum Orang Tua Siswa (Fortusis) Kota Bandung meminta vaksinasi terhadap pelajar usia minimal 12 tahun bisa dipercepat, jika ingin menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). Mereka meminta, PTM bisa digelar jika vaksinasi terhadap pelajar minimal telah tercapai 70 persen.
Ketua Fortusis Kota Bandung Dwi Subawanto mengatakan, jika pemerintah mulai membuka peluang PTM terbatas, mestinya vaksinasi terhadap pelajar dilakukan percepatan secara masif. Dinas Pendidikan harus cepat mengambil tindakan agar vaksinasi pelajar bisa mencapai 100 persen.
"Yang kami khawatirkan justru vaksinasi kepada pelajar ini akan berjalan lambat. Mungkin salah satu maslahnya adalah, ada tidaknya vaksinnya," ujar dia, Rabu (25/8/2021).
Baca juga: Wali Kota Cimahi Non-Aktif Divonis 2 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa KPK
Dia meminta PTM setidaknya bisa digelar jika vaksinasi kepada pelajar sudah di atas 70 persen. Sementara vaksinasi bagi guru fan tenaga pendidikan harus di batas 100 persen. Sehingga antara guru, siswa, dan orang tua ada ketenangan dalam belajar.
Ketua Fortusis Kota Bandung Dwi Subawanto mengatakan, jika pemerintah mulai membuka peluang PTM terbatas, mestinya vaksinasi terhadap pelajar dilakukan percepatan secara masif. Dinas Pendidikan harus cepat mengambil tindakan agar vaksinasi pelajar bisa mencapai 100 persen.
"Yang kami khawatirkan justru vaksinasi kepada pelajar ini akan berjalan lambat. Mungkin salah satu maslahnya adalah, ada tidaknya vaksinnya," ujar dia, Rabu (25/8/2021).
Baca juga: Wali Kota Cimahi Non-Aktif Divonis 2 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa KPK
Dia meminta PTM setidaknya bisa digelar jika vaksinasi kepada pelajar sudah di atas 70 persen. Sementara vaksinasi bagi guru fan tenaga pendidikan harus di batas 100 persen. Sehingga antara guru, siswa, dan orang tua ada ketenangan dalam belajar.
Lihat Juga :