Musda di Depan Mata, Calon Ketua DPD KNPI Jabar Diminta Bertarung secara Fair
Rabu, 25 Agustus 2021 - 11:14 WIB
loading...
A
A
A
"Saya berharap, kontestasi berjalan fair, memunculkan figur ketua KNPI yang jadi solusi bagi pemuda Jabar," tegasnya lagi.
Oleh karenanya, Yoga menekankan, perebutan kursi ketua DPD KNPI Jabar harus melalui sebuah kompetisi yang sesuai dengan dinamika KNPI, yaitu pertarungan secara ksatria melalui pemilihan dan tidak aklamasi.
Menurutnya, proses pemilihan penting dilakukan supaya OKP dan DPD KNPI kabupaten/kota mengetahui dan menilai sendiri kualitas masing-masing calon ketua.
"Dalam proses politik wajar-wajar saja ada aklamasi, namun kita berharap tidak ada proses aklamasi. Seleksi pemilihan akan menciptakan figur ketua KNPI yang berkualitas," katanya.
Senada dengan Yoga, tokoh pemuda Jabar, Aap Salapudin mengatakan, masing-masing calon ketua DPD KNPI Jabar merupakan pemuda unggul dengan basis dukungan yang memadai. Oleh karenanya, seluruh calon ketua harus diberi ruang sebesar-besarnya untuk berkompetisi dan tidak terkooptasi oleh kepentingan tertentu.
"Tiap musda selalu ada politik kebersamaan dengan kader yang punya potensi dan harapan. Ini harus diberi ruang oleh semua. Kemarin sempat ada langkah normatif yang sangat kaku, sehingga membuat kecewa para balon (bakal calon)," ungkapnya.
Oleh karenanya, Yoga menekankan, perebutan kursi ketua DPD KNPI Jabar harus melalui sebuah kompetisi yang sesuai dengan dinamika KNPI, yaitu pertarungan secara ksatria melalui pemilihan dan tidak aklamasi.
Menurutnya, proses pemilihan penting dilakukan supaya OKP dan DPD KNPI kabupaten/kota mengetahui dan menilai sendiri kualitas masing-masing calon ketua.
"Dalam proses politik wajar-wajar saja ada aklamasi, namun kita berharap tidak ada proses aklamasi. Seleksi pemilihan akan menciptakan figur ketua KNPI yang berkualitas," katanya.
Senada dengan Yoga, tokoh pemuda Jabar, Aap Salapudin mengatakan, masing-masing calon ketua DPD KNPI Jabar merupakan pemuda unggul dengan basis dukungan yang memadai. Oleh karenanya, seluruh calon ketua harus diberi ruang sebesar-besarnya untuk berkompetisi dan tidak terkooptasi oleh kepentingan tertentu.
"Tiap musda selalu ada politik kebersamaan dengan kader yang punya potensi dan harapan. Ini harus diberi ruang oleh semua. Kemarin sempat ada langkah normatif yang sangat kaku, sehingga membuat kecewa para balon (bakal calon)," ungkapnya.
Lihat Juga :